8 Cara Follow Up Customer Lewat WA Beserta Contohnya. Cobain!

cara follow up customer lewat wa

WhatsApp merupakan salah satu media sosial yang bisa digunakan untuk memaksimalkan penjualan sebuah bisnis. Asal memiliki database, Sobat MEA bisa meningkatkan kemungkinan penjualan dengan cara melakukan follow up. Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana cara follow up customer lewat WA yang baik dan benar?

Buat Sobat MEA yang belum tahu, follow up customer ini merupakan bagian dari strategi WhatsApp Marketing. Sama seperti namanya, WA marketing adalah sebuah strategi berjualan lewat WhatsApp. Kembali lagi, dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beragam cara follow up customer lewat WA beserta contoh isi pesannya. Simak artikel ini sampai habis ya!~

2 Target Customer yang Harus Di Follow Up Lewat WhatsApp

Habis waktu untuk membalas chat dari customer? Mulai pakai Sebari! Solusi So Pasti!

Dengan Sebari, membantu untuk follow up chat dari ribuan customer tanpa harus chat satu per satu. kerja semakin efektif.

Sebelum masuk pada cara follow up customer lewat WA beserta contohnya, Sobat MEA harus mengetahui lebih dulu siapa yang harus Sobat MEA follow up. Ada 2 target customer yang potensial untuk menghasilkan penjualan dengan teknik WA Marketing ini. Nah berikut ini adalah 2 target follow up via WhatsApp. Simak nih!

1. Customer yang Sudah Memesan Tapi Belum Checkout

Target pertama yang wajib di follow up adalah customer yang sudah pesan produk kamu tapi belum melakukan pembayaran atau checkout karena beragam alasan. Berapa kali Sobat MEA follow up orang2 yg udah order? Jangan-jangan cuma sekali?

Jika ingin maksimal, Sobat MEA minimal 3x mengirim pesan follow up. Chat sekali mah bisa jadi mereka lupa transfer, chat kamu kesalip yang lain, atau orangnya bahkan gak sadar kalau ada chat kamu.

2. Customer yang Sudah Pernah Belanja

Target selanjutnya adalah orang-orang yang udah pernah membeli atau belanja produk Sobat MEA. Pertanyaannya, berapa banyak orang yg udah beli produk kamu? Kalau mereka sudah pernah belanja, itu artinya para customer ini sudah percaya dengan toko Sobat MEA.

Tentu saja jangan Sobat MEA abaikan orang-orang seperti ini. Sobat MEA bisa melakukan follow up dengan menawarkan produk lain atau produk yang sama untuk menghasilkan repeat order.

8 Cara Follow Up Customer Lewat WA

Setelah Sobat MEA mengetahui target-target untuk melakukan follow up, sekarang saatnya kita masuk pada pembahasan bagaimana cara follow up customer lewat WA yang baik dan benar. Daripada berbasa-basi lagi, yuk langsung aja simak 8 caranya di bawah ini. Check this out!~

1. Gunakan Bahasa yang Sopan

Cara follow up customer lewat WA yang pertama dan paling fundamental adalah menggunakan bahasa yang sopan. Yup, melakukan follow up lewat WA ini wajib sekali memperhatikan penggunaan serta pemilihan kata-kata. Meski sopan, penggunaan kata-katanya nggak harus baku dan formal . Intinya, Sobat MEA dilarang menggunakan bahasa kasar saat melakukan follow up ini.

2. Perkenalkan Diri Jika Perlu

Cara selanjutnya adalah memperkenalkan diri atau brand jika memang dirasa perlu. Sobat MEA bisa mengucapkan salam terlebih dahulu sebelum mulai memperkenalkan diri. Hal ini berguna sebab nggak semua customer Sobat menyimpan kontak Sobat MEA. Karena itu, penting rasanya untuk mengucapkan salah dan memperkenalkan diri.

3. Hindari Berbasa-Basi yang Berlebihan

Saat Sobat MEA berkomunikasi dengan customer, bersikap akrab dan sopan memang sangat bagus. Tapi, Sobat MEA harus menghindari terlalu akrab yang menyebabkan berbasa-basi yang sangat berlebihan. Bukannya jelek, berbasa-basi ini cukup membuat waktu. 

Belum lagi, terlalu banyak basa-basi dapat mempengaruhi keputusan customer untuk melakukan pembelian. Konyol kan kalau customer nggak jadi belanja karena terlalu banyak basa-basi?

4. Beri Penjelasan Lengkap dan To The Point

Karena Sobat MEA harus mengindari terlalu banyak basa-basi, maka langkah follow up selanjutnya adalah memberikan penjelasan lengkap mengenai tujuan dengan langsung to the point. Percaya nggak percaya, Sobat MEA bisa jadi dianggap menggangu oleh calon customer jika nggak to the point. Belum lagi, follow up to the point ini biasanya dapat meningkatkan kepuasan customer itu sendiri.

5. Perhatikan Jam Mengirim WA

Cara follow up customer lewat WA selanjutnya adalah memperhatikan jam mengirim WA. Yup, Sobat MEA harus mengirim pesan di waktu tertentu agar hasilnya efektif dan nggak dianggap mengganggu. 

Jam yang tepat untuk mengirim WA follow up adalah saat jam istirahat maupun jam makan siang. Jika ingin lebih akurat, Sobat MEA bisa menganalisa kapan para customer ini menghubungi toko Sobat MEA sebelumnya. Kirim pesan follow up di waktu tersebut.

6. Cari Tahu Kebutuhan Customer

Cara follow up customer berikutnya adalah dengan mencari tahu kebutuhan dan juga masalah customer itu sendiri. Jika ingin lebih mudah berjualan, Sobat MEA bisa langsung menawarkan solusi pada masalah dan kebutuhan dari calon customer tersebut. Jika memang bisa tepat dan meyakinkan, customer pasti akan mempertimbangkan untuk checkout produk di toko Sobat MEA.

7. Jangan Memaksa Customer Untuk Belanja

Cara follow up customer lewat WA berikutnya adalah mengindari memaksa atau menekan customer agar cepat-cepat belanja produk Sobat MEA. Jika Sobat MEA memaksa atau menekan calon customer, bukannya berbelanja, mereka justru akan merasa nggak nyaman. Dalam kasus paling buruk, customer ini bisa memblokir kontak WA Bisnis Sobat MEA. Kalau udah gini, susah untuk menerapkan WA marketing di masa depan.

8. Akhiri Dengan Ucapan Terima Kasih

Terakhir dalam cara follow up customer lewat WA adalah mengakhiri chat dengan ucapan terima kasih. Ini merupakan hal kecil, namun ini adalah dasar dari etika berkomunikasi. Customer akan mendapatkan kesan baik jika Sobat MEA berkomunikasi dengan tepat. Setuju?

5 Jenis Chat Follow Up Customer Lewat WA

Mau sosial media toko kamu menghasilkan banyak cuan?

Serahkan aja ke tim social media management MEA!

Setelah mengetahu 8 cara follow up customer lewat WA, Sobat MEA juga harus tahu apa isi chat follow up yang akan dikirim. Jangan Sobat MEA hanya mengirim pesan dengan menyebut nama customer saja. Sobat MEA bisa mengirim beberapa jenis chat follow up loh. Berikut ini ada 5 jenis chat, cara membuat dan juga contoh pesannya. Yuk langsung simak selengkapnya di bawah ini!

1. Bertanya Soal Kebutuhan Customer

Seperti sudah kita bahas sebelumnya, mengetahui kebutuhan customer adalah salah satu cara untuk mendapatkan penjualan. Percaya nggak percaya, nggak sedikit loh customer yang bingung atas kebutuhannya sebelum mementukan membeli suatu produk. Karena hal itu, Sobat MEA bisa melakukan follow up dengan bertanya soal kebutuhan customer. Berikut contoh pesannya:

“Halo! Apakah boleh kamu tahu kebutuhan kakak seperti apa? Apakah butuh produk yang dipakai sehari-hari atau produk yang dipakai sekali-kali saja?”.

2. Informasi Stok Produk dan Diskon

Setiap customer pasti memiliki sebuah produk yang mereka sukai dari sebuah toko. Namun, ada kalanya produk tersebut sudah habis dan nggak tersedia. Alhasil, para customer ini nggak bisa berbelanja. Untuk itu, Sobat MEA bisa memberi informasi stok produk sampai informasi diskon saat melakukan follow up. Berikut contoh pesannya:

“Selamat pagi! [Nama toko] ingin memberitahu bahwa saat ini [nama produk] yang sedang kakak cari sudah readi stock ya. Kita juga ada diskon untuk [Detail diskon]. Jika memang berminat, bisa chat kamu di WhatsApp ya. Terima kasih!”.

3. Berikan Penawaran Produk Lain

cara follow up customer lewat wa

Setiap toko pasti punya produk unggulannya tersendiri. Sobat MEA pastinya pengen produk lain yang dijual ikutan laku dan dibeli oleh customer. Nah jika memang ingin, Sobat MEA bisa melakukan follow up dengan memberikan penawaran produk lain. Berikut ini contoh pesannya:

“Selamat siang! [Nama toko] ingin menginformasikan bahwa produk [Nama produk] sedang kosong. Apakah kakak ingin menggantinya dengan [sebut produk] yang punya kualitas serupa atau menunggu produk ready stock? Terima kasih!”.

4. Menjelaskan Detail Produk

Salah satu pesan wajib saat melakukan cara follow up customer lewat WA adalah menjelaskan detail produk. Pasalnya, ada saja calon customer yang masih belum paham atau mengerti mengenai sebuah produk. Nah untuk menjelasakan detail produk, Sobat MEA bisa mengirim contoh pesan ini:

Halo kak! admin [Nama toko] ingin memberi penjelasan mengenai produk yang kakak minati. [Nama produk] ini bagus, paling diminati banyak orang dan [Tulis detail produk dan keunggulannya].

5. Konfirmasi Kepastian Pembelian

Salah satu fungsi dari follow up adalah memastikan customer melakukan pembelian. Karena itu, Sobat MEA bisa mengirim pesan follow up ini untuk mengkonfirmasi kepastian pembelian dari customer. Berikut ini adalah 2 contoh pesan yang bisa dikirimkan

  1. “Selamat pagi [Nama customer]! Mohon mengganggu waktunya. Kami dari [Nama toko] menginformasikan bahwa [Nama produk] sudah kembali ready stock. Apakah [Nama customer] berminat untuk membelinya?”.
  2. “Selamat pagi [Nama customer]! Agar pesanan dapat dilanjutkan ke proses pengiriman hari ini, dimohon untuk melakukan pembayaran dengan [sebut nominal] melalui [metode pembayaran] sebelum pukul [tulis batas waktu]. Terima kasih!”.

Nah itulah 8 cara follow up customer lewat WhatsApp beserta contoh-contoh chat follow upnya. Gimana menurut Sobat MEA? Nggak susah kan? Semoga saja artikel ini bisa membantu Sobat MEA mendapatkan penjualan dengan WA Marketing ya. Amin!

You May Also Like

About the Author: Husna Rahman

Husna Rahman telah menekuni dunia SEO selama 4 tahun. Husna Rahman pernah bekerja di beberapa media online seperti Hipwee dan Radar Bandung sebagai SEO Content Writer. Kini, Husna Rahman berposisi sebagai SEO Specialist di MEA Digital Marketing dan Popstation.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.