Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Komunitas MEA
Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Home » Cara Memulai Affiliate » Halaman 13
Category:

Cara Memulai Affiliate

Cara menggunakan Shopee affiliate di Instagram
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

5 Cara menggunakan Shopee affiliate di Instagram yang Efektif

by Insan Fazrul Mei 27, 2025
written by Insan Fazrul

Bagi seorang affiliator, kamu harus tahu cara menggunakan Shopee Affiliate di Instagram. Kenapa? Simak ulasannya di sini!

Dalam beberapa tahun terakhir, program afiliasi atau affiliate marketing dari berbagai marketplace mulai mendapat perhatian luas, terutama dari kalangan pengguna aktif media sosial.

Salah satu yang paling populer adalah Shopee Affiliate Program, sebuah program yang memungkinkan siapa saja untuk mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan membagikan link produk Shopee dan mengajak orang lain membeli lewat tautan tersebut.

Menariknya, program tersebut tidak mengharuskan kamu memiliki toko atau stok produk.

Cukup punya akun media sosial dan kreativitas dalam membuat konten promosi, kamu sudah bisa mulai menghasilkan uang.

Nah, di antara media sosial, platform yang paling sering digunakan oleh affiliator untuk memaksimalkan promosi adalah Instagram.

Bukan tanpa alasan. Instagram memiliki banyak pengguna aktif dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa, dan menjadi wadah yang kuat untuk membangun personal branding sekaligus menyampaikan pesan visual secara efektif.

Lewat fitur-fitur seperti feed, story, reels, hingga link di bio, Instagram memberi ruang yang sangat fleksibel bagi siapa pun yang ingin serius menjalankan Shopee Affiliate.

Sayangnya, masih banyak pengguna yang belum memahami bagaimana cara menggunakan Shopee Affiliate secara maksimal di Instagram.

Padahal, dengan strategi yang tepat dan konten yang menarik, peluang untuk mendapatkan cuan dari program ini sangatlah besar.

Kalau kamu salah satu yang ingin memanfaatkan Instagram sebagai mesin penghasil komisi lewat Shopee Affiliate, yuk simak panduan lengkapnya di bawah ini!

Table of Contents

Cara menggunakan Shopee affiliate di Instagram

Ingin jadi affiliate tapi nggak tahu mulai dari mana?

Tenang, bareng MCN MEA, kamu bakal dibimbing dari nol sampai jago promosiin produk dan dapet komisi!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LENGKAP

Kalau kamu sudah bergabung di program Shopee Affiliate, langkah selanjutnya adalah memanfaatkan Instagram sebagai media promosi utama.

Dengan konten yang menarik dan strategi penempatan link yang tepat, kamu bisa mengubah akun Instagram menjadi mesin penghasil komisi yang konsisten.

Berikut langkah atau cara menggunakan Shopee Affiliate di Instagram tersebut:

1. Ambil Link Affiliate dari Shopee

Pertama ialah menyalin link affiliate dari produk yang ingin kamu promosikan.

Caranya, buka aplikasi Shopee, cari produk, lalu klik tombol “Bagikan & Dapatkan Komisi”.

Setelah itu, kamu bisa salin link yang tersedia atau langsung bagikan ke media sosial.

Pastikan kamu memilih produk yang punya komisi menarik dan relevan dengan audiens kamu.

Kalau perlu, bandingkan dulu beberapa produk serupa untuk memilih yang paling potensial.

Link inilah yang akan kamu gunakan untuk mendapatkan komisi saat ada orang yang membeli produk lewat tautan tersebut.

2. Siapkan Konten Menarik di Instagram

Siap mulai jadi affiliator dan hasilkan cuan dari Instagram?

Gabung sekarang ke MCN MEA, dan dapatkan bimbingan langsung untuk jadi affiliate yang sukses!
Click Here

Instagram merupakan platform visual, jadi buatlah konten yang menarik perhatian dalam beberapa detik pertama.

Kamu bisa mulai dengan konten edukatif, rekomendasi, before-after, atau review jujur dari produk yang kamu promosikan.

Pakai caption yang memikat dan visual yang bersih, estetik, dan sesuai dengan gaya branding kamu.

Jangan lupa manfaatkan fitur Reels untuk menjangkau audiens yang lebih luas secara organik.

Hindari hard-selling, usahakan konten kamu tetap terasa seperti sharing yang jujur, bukan semata-mata iklan.

Semakin natural dan relevan kontenmu, kian besar kemungkinan followers tertarik klik link dan beli.

3. Tempatkan Link Affiliate di Bio atau Story

Instagram tidak memperbolehkan penempatan link aktif di caption postingan, jadi kamu perlu meletakkannya di tempat strategis, seperti bio.

Kamu bisa gunakan tools seperti Linktree, Beacons, atau Taplink untuk menaruh banyak link sekaligus.

Untuk akun yang sudah memiliki akses link di Story (fitur stiker tautan), manfaatkan juga dengan menaruh link affiliate langsung di sana.

Tambahkan visual dan teks ajakan seperti “klik di sini” atau panah ke arah link agar lebih jelas.

Tautan yang terlihat jelas dan mudah diakses akan meningkatkan kemungkinan pembelian lewat tautanmu.

Jika kamu rutin promosiin produk, pastikan juga bio-mu terlihat profesional dan informatif.

4. Ajak Followers untuk Klik Link

Jangan anggap remeh kekuatan call-to-action (CTA).

Ajak followers dengan cara yang ringan dan tidak terlalu memaksa.

Contoh: “Aku beli ini di Shopee, link-nya udah aku taruh di bio ya!” atau “Yang penasaran bisa langsung swipe ke atas buat cek detailnya.”

CTA yang baik membantu audiens tahu harus melakukan apa selanjutnya.

Kamu juga bisa menyisipkan testimoni pribadi atau alasan kenapa kamu rekomendasikan produk itu—biar lebih meyakinkan.

Yang penting, buat CTA seolah-olah kamu ngobrol santai dengan teman sendiri.

5. Konsisten dan Cek Komisi di Dashboard Shopee

Kunci dari affiliate marketing bukan cuma satu kali posting, tapi konsistensi.

Coba eksplor berbagai gaya konten: review singkat, unboxing, tips, atau bahkan hiburan dengan selipan promosi.

Amati mana konten yang paling banyak dapat interaksi, lalu optimalkan di postingan berikutnya.

Jangan lupa cek dashboard Shopee Affiliate secara berkala untuk melihat performa link, jumlah klik, dan komisi yang sudah kamu dapatkan.

Dari sana, kamu bisa evaluasi dan terus tingkatkan strategi.

Semakin rutin kamu belajar dan memperbaiki konten, makin besar peluangmu untuk sukses jadi affiliator!

Kesimpulan

Pada intinya, cara menggunakan Shopee affiliate di Instagram ialah mampu memaksimalkan setiap konten yang dibuat.

Terlepas dari hal itu, Shopee Affiliate adalah peluang besar bagi siapa saja yang ingin menghasilkan uang dari media sosial.

Dengan berbagai fitur visual seperti feed, story, dan reels, Instagram menawarkan ruang yang sangat ideal untuk membagikan konten promosi secara menarik dan personal.

Namun, agar hasilnya maksimal, kamu perlu tahu cara mainnya: mulai dari memilih produk yang tepat, membuat konten yang engaging, menaruh link di tempat strategis, hingga aktif mengajak followers untuk klik dan beli.

Ingat, konsistensi dan kreativitas jadi kunci utamanya. Semakin sering kamu mencoba berbagai jenis konten dan terus evaluasi hasilnya, peluang kamu untuk meraih komisi pun akan semakin besar.

Jadi, jangan hanya jadi penonton tren, ikutlah jadi pemainnya.

Mulai sekarang, manfaatkan Instagram kamu sebagai mesin cuan dari Shopee Affiliate!

***Foto: freepik.com

Mei 27, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Affiliate Skincare Ngapain Aja
Cara Memulai AffiliateShopee AffiliateTikTok Affiliate

Affiliate Skincare Ngapain Aja? Ini Jawabannya!

by Insan Fazrul Mei 26, 2025
written by Insan Fazrul

Pertanyaan affiliate skincare ngapain aja kerap dilontarkan affiliator baru. Memang, apa saja tugas-tugasnya? Yuk, kita bahas!

Profesi sebagai affiliate kini digeluti oleh masyarakat luas.

Pasalnya, pekerjaan ini menjanjikan penghasilan yang lumayan, di sisi lain modal yang harus keluar tidak terlalu banyak.

Dari sekian produk yang dipromosikan oleh affiliator, skincare menjadi pilihan banyak orang.

Alasannya karena skincare mempunyai ceruk pasar luas sehingga potensi untuk mendapatkan komisinya cukup besar.

Namun begitu, masih ada yang bingung affiliate skincare ngapain aja. Pertanyaan itu kerap diajukan oleh para affiliator baru.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Sobat MEA bisa langsung melihat ulasan ini.

Artikel berikut akan mengulas secara lengkap tugas affiliate, khususnya affiliate dengan niche skincare. Catat baik-baik, ya!

Baca Juga: Cara Daftar TikTok Affiliate, Mudah dan Tak Ribet!

Table of Contents

Apa Itu Affiliate Skincare?

Komisi Berlipat dengan Gabung MCN MEA

Tak percaya? Yuk, buktikan sendiri!
KLIK INI UNTUK BERGABUNG

Sebelum membahas lebih dalam, mari kita simak pengertian dari affiliate itu sendiri.

Sebab, tak sedikit orang awam yang belum tahu apa itu affiliate.

Secara sederhana, affiliate adalah sebuah pekerjaan yang mana seseorang mempromosikan produk atau layanan milik pihak lain (biasanya perusahaan atau individu) dan mendapatkan komisi untuk setiap penjualan, prospek, atau tindakan tertentu yang dihasilkan dari aktivitas promosinya.

Seseorang yang bekerja di bidang ini pun sering disebut sebagai affiliator.

Maka berdasarkan pengertiannya, skincare affiliate adalah pekerjaan di mana seseorang mempromosikan produk skincare orang lain.

Nantinya, seseorang itu akan mendapatkan komisi, bila produk skincare yang ia promokan dibeli oleh orang lain.

Dari mana kita tahu bila produk skincare-nya dibeli atas “pengaruh” konten affiliator?

Dalam setiap promosi produk yang dilakukan seorang affiliator, mereka akan menyematkan tautan khusus dari program affiliate yang diikuti, misalnya di Shopee atau TikTok.

Nah, orang yang membeli produk lewat tautan tersebutlah yang membuat affiliator mendapatkan komisi.

Affiliate Skincare Ngapain Aja?

Berdasarkan pengertian di atas, tugas affiliate skincare ialah sebagai berikut:

1. Mempromosikan Produk

Affiliate skincare ngapain aja? Tentu jawaban pertamanya adalah mempromosikan produk-produk perawatan kulit

Promosi ini dapat dilakukan melalui berbagai platform digital seperti media sosial, blog, atau video di YouTube.

Namun saat ini, media sosial jadi tempat paling ideal untuk mempromosikan produk skincare karena target pasarnya kebanyakan berada di sana.

Sebagai saran, promosi yang efektif tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga memberikan informasi yang relevan, seperti manfaat, cara penggunaan, dan hasil yang diharapkan dari penggunaan produk tersebut.

2. Memilih Produk yang Tepat

Dalam affiliate skincare, memilih produk yang tepat jadi hal penting untuk menarik perhatian pasar.

Maka itu, kamu bisa memilih produk yang sedang tren atau memiliki popularitas tinggi karena cenderung lebih mudah dipasarkan.

Selain mempertimbangkan tren, affiliator juga harus memastikan produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan target audiens, seperti skincare untuk kulit berminyak, berjerawat, atau anti-aging.

Dengan memilih produk yang tepat, Sobat MEA bisa memperbesar peluang penjualan dan membangun kepercayaan dari calon pembeli.

3. Membuat Konten Menarik

Konten yang menarik menjadi kunci utama seorang affiliator, khususnya di industri skincare.

Karena itu, kamu sebisa mungkin membuat konten yang informatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan audiens.

Misalnya, membuat video tutorial tentang cara menggunakan produk secara efektif, menampilkan hasil sebelum dan sesudah pemakaian, atau memberikan ulasan jujur yang memperlihatkan kelebihan dan kekurangan produk.

4. Merancang Konten Plan

Dapatkan Rahasia Jadi Affiliator Sukses Hanya di MCN MEA

Gabungnya gratis!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Perencanaan konten yang matang membantu affiliate skincare bisa menjaga konsistensi dan efektivitas dalam mempromosikan produk.

Dengan merancang rencana konten, affiliate dapat menentukan jenis konten apa yang akan diunggah, kapan waktu terbaik untuk mengunggahnya, dan di platform mana konten tersebut akan dibagikan.

5. Bekerja sama dengan Pemilik Brand Tertentu

Affiliate skincare juga sering menjalin kerja sama dengan brand atau pemilik produk untuk mendapatkan dukungan lebih dalam promosi.

Kolaborasi ini umumnya berupa pengiriman produk gratis untuk diulas, pemberian kode diskon khusus bagi audiens, atau bahkan kontrak sponsorship jangka panjang.

Melalui kerja sama ini, kamu tak hanya memperkuat hubungan dengan brand, tetapi juga meningkatkan kredibilitas di mata audiens.

Lebih dari itu, kolaborasi yang baik membuka peluang untuk terlibat dalam kampanye eksklusif atau peluncuran produk baru yang dapat memperluas jangkauan pasar.

6. Mengevaluasi Setiap Konten yang Diunggah

Setiap konten yang diunggah perlu dievaluasi untuk mengukur efektivitas dan dampaknya terhadap audiens.

Evaluasi ini melibatkan analisis metrik seperti jumlah tampilan, klik pada tautan afiliasi, komentar, dan tingkat konversi penjualan.

Untuk evaluasi, kamu bisa memakai alat analitik seperti Instagram Insights, TikTok Analytics, atau Google Analytics.

Alat-alat itu bisa memahami pola perilaku audiens dan mengidentifikasi strategi yang paling efektif.

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, Sobat MEA bisa memperbaiki atau menyesuaikan pendekatan promosi untuk meningkatkan hasil lebih maksimal.

7. Belajar atau Mengembangkan Skill

Affiliate skincare dituntut untuk terus belajar dan mengembangkan keterampilan untuk menghadapi persaingan yang ketat di industri ini.

Keterampilan seperti menulis konten persuasif (copywriting), mengedit foto dan video, memahami algoritma media sosial, serta menganalisis data pemasaran menjadi sangat penting.

Selain itu, mengikuti tren dan inovasi terbaru di dunia skincare akan membantu affiliator menyajikan informasi yang relevan dan up-to-date kepada audiens.

Dengan terus belajar dan meningkatkan kemampuan, kamu dapat membangun strategi yang lebih efektif dan tetap kompetitif di pasar.

Baca Juga: Cara Daftar Shopee Affiliate yang Lengkap, Disertai Syarat dan Skema Komisi

Keuntungan Menjadi Affiliate Skincare

1. Modal Awal yang Rendah

Menjadi affiliate skincare tidak memerlukan modal besar karena kamu tak perlu memproduksi atau menyimpan produk.

Semua yang dibutuhkan hanyalah perangkat seperti ponsel atau laptop, koneksi internet, dan platform digital untuk promosi.

2. Potensi Penghasilan Pasif yang Besar

Dengan strategi promosi yang tepat, konten yang telah diunggah dapat terus menghasilkan komisi selama tautan afiliasi aktif.

Misalnya, video tutorial atau ulasan produk yang diunggah di YouTube dapat tetap ditonton dan menghasilkan penjualan berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah diunggah.

3. Fleksibilitas Waktu dan Lokasi

Sebagai affiliator, kamu memiliki kebebasan untuk bekerja dari mana saja dan kapan saja.

Tidak ada jam kerja yang mengikat, sehingga pekerjaan ini cocok untuk siapa saja, termasuk ibu rumah tangga, mahasiswa, atau pekerja lepas yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan.

4. Beragam Pilihan Produk

Industri skincare menawarkan banyak pilihan produk yang dapat dipromosikan, mulai dari pelembap, serum, masker wajah, hingga sunscreen.

Dengan variasi produk, affiliator memiliki keleluasaan untuk menargetkan niche tertentu sesuai dengan audiens mereka.

5. Mendapatkan Produk Gratis

Banyak brand menawarkan produk gratis kepada affiliator untuk diulas atau dipromosikan.

Selain menghemat biaya pembelian produk, ini juga membuat kamu bisa mencoba berbagai produk terbaru yang sedang tren di pasar.

6. Komisi yang Kompetitif

Program affiliate skincare sering menawarkan komisi yang cukup menarik, terutama untuk produk premium.

Beberapa program bahkan memberikan bonus tambahan untuk penjualan dalam jumlah besar atau kampanye yang sukses.

7. Akses ke Peluang Kolaborasi dengan Brand Besar

Jika kamu berhasil menjadi affiliator skincare, bukan tak mungkin brand besar akan mengajak kolaborasi untuk bekerja sama dalam jangka waktu yang panjang.

Ini membuka peluang untuk meningkatkan penghasilan dan memperluas jaringan profesional Sobat MEA di industri kecantikan.

Gaji Affiliate Skincare

Sobat MEA pun mungkin ada yang bertanya, kira-kira, berapa gaji affiliate skincare?

Mengenai hal tersebut tak ada yang bisa memastikannya.

Sebab, gaji affiliate skincare dihitung berdasarkan performa penjualan dari promosi yang kamu lakukan.

Makin besar penjualan lewat link affiliate yang kamu pakai, tentu kian besar potensi cuan yang didapatkan.

Selain itu, gaji affiliate skincare sangat bervariasi, tergantung dari platform yang digunakan, kualitas konten, dan seberapa aktif promosi yang dilakukan.

Jadi, gaji affiliate skincare itu realistis dan sangat mungkin besar, asal kamu konsisten, tahu cara jualan, dan paham produk yang dipromosikan.

Kesimpulan

Semoga pertanyaan affiliate skincare ngapain aja bisa terjawab lewat artikel di atas.

Pada intinya, affiliate skincare adalah profesi yang fokus mempromosikan produk perawatan kulit untuk mendapatkan komisi dari penjualan atau tindakan tertentu.

Tugas utamanya mencakup memilih produk yang tepat, membuat konten menarik, merancang rencana promosi, bekerja sama dengan brand, mengevaluasi hasil konten, dan terus mengembangkan keterampilan.

Semoga bermanfaat, ya!

Baca Juga: Pasti Cuan, Ini 5 Cara Menggunakan Shopee Affiliate Bagi Pemula! Gacor~

***Foto: freepik.com

Mei 26, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
cara menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

Pasti Cuan, Ini 10 Cara Menggunakan Shopee Affiliate Bagi Pemula! Gacor~

by Insan Fazrul Mei 22, 2025
written by Insan Fazrul

Dalam era digital saat ini, program afiliasi menjadi salah satu cara yang populer untuk menghasilkan uang secara online. Tak heran tak sedikit orang yang bertanya tentang cara menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula.

Sebab konon katanya, program affiliate terbuka untuk siapa saja, termasuk bagi mereka yang berkecimpung sebagai affiliator.

Nah, jika Sobat MEA juga tertarik dengan pemasaran afiliasi dan ingin memanfaatkan potensi pendapatan dari Shopee, artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula. Simak baik-baik, ya!

Table of Contents

Pengertian Shopee Affiliate

Yuk, Gabung Komunitas Affiliate Shopee MEA!
Dapatkan berbagai insight bisnis Shopee dan bimbingan khusus dari mentor berpengalaman. GRATIS!!!
Gabung Sekarang!

Sebelum tahu cara menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula, kamu mesti tahu apa itu program affiliate dari Shopee.

Simpelnya, Shopee Affiliates Program adalah salah satu program dari Shopee yang menawarkan penghasilan tambahan berupa komisi untuk para content creator atau mitra yang memasarkan produk yang ada di Shopee ke sosial media seperti Instagram, YouTube, Facebook, Tiktok, dan lainnya.

Bisa dibilang, Shopee Affiliate sama seperti affiliate marketing yang bekerja seperti Adsense atau periklanan yang menggunakan produk Shopee.

Tapi bedanya, Shopee Affiliate menargetkan para pengguna terutama influencer, partner, dan affiliates untuk mendapatkan uang tambahan dari pemasaran produk.

5 Cara Menggunakan Shopee Affiliate Bagi Pemula

Shopee Affiliate untuk ibu rumah tangga

Penasaran dengan bagaimana cara memaksimalkan Shopee Affiliate bagi pemula? Ada bebereapa cara kerja Shopee Affiliate yang perlu dipahami, berikut uraian lengkapnya:

1. Memahami Konsep Shopee Affiliate

Tips Shopee Affiliate untuk pemula yang pertama adalah memahami apa itu Shopee Affiliate terlebih dahulu. Penting bagi Sobat MEA untuk memahami konsep dasar dari Shopee Affiliate agar bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat.

Secara umum cara kerja Shopee Affiliate bagi pemula yaitu mempromosikan produk-produk di Shopee melalui sosial media pribadi. 

Kemudian Sobat MEA akan mendapatkan komisi Shopee Affiliate dari setiap penjualan yang dilakukan melalui tautan afiliasi yang dibagikan tersebut. Mudah dan sederhana untuk dipahami, bukan?

2. Mendaftar dan Memiliki Akun Shopee Affiliate

Langkah selanjutnya adalah mendaftar dan memperoleh akun Shopee Affiliate. Adapun cara mendaftar Shopee Affiliate adalah dengan mengunjungi situs web Shopee atau aplikasi Shopee dan cari halaman afiliasi. Di sana, Sobat MEA akan menemukan formulir pendaftaran yang harus diisi dengan informasi pribadi dan data akun bank untuk proses pencaritan komisi. 

Setelah mengirimkan formulir, tim Shopee akan meninjau data yang Sobat MEA isikan pada formulir tadi. Jika disetujui, Sobat MEA  akan menerima email konfirmasi setidaknya dalam 3-5 hari kerja. Kemudian Sobat MEA dapat mengakses akun Shopee Affiliate dan mulai mempromosikan produk. 

Supaya lebih jelas, berikut cara daftar akun Shopee Affiliate lewat aplikasi Shopee atau laman resminya.

1. Daftar Affiliate Lewat Aplikasi Shopee

  • Pertama, buka aplikasi Shopee di ponsel pintar
  • Silakan masuk ke Menu “Saya”
  • Lalu, scroll ke bawah dan pilih opsi “Shopee Affiliate Program”.
  • Ketuk “Gabung Sekarang” atau “Daftar”.
  • Isi informasi pribadi, seperti nama lengkap, alamat email, nomor telepon, dan tautkan media sosial yang akan digunakan untuk promosi
  • Berikutnya kamu akan diminta untuk memverifikasi email atau nomor telepon melalui kode yang dikirimkan.

2. Daftar Lewat Situs Resminya

  • Pertama, buka browser dan kunjungi affiliate.shopee.co.id.
  • Jika sudah memiliki akun, klik “Masuk”. Jika belum, pilih “Daftar” dan ikuti proses pembuatan akun.
  • Setelah masuk, pilih opsi “Saya seorang Afiliasi” untuk mendaftar sebagai afiliasi.
  • Isi informasi yang diminta, termasuk data pribadi dan detail akun media sosial yang akan digunakan untuk promosi.
  • Klik “Daftar” untuk mengirimkan aplikasimu.

Adapun syarat ikut program Shopee Affiliate sangat mudah.

Kamu hanya perlu aktif di media sosial, seperti Instagram, YouTube, atau munkgin Facebook.

Selain itu, kamu harus mempunyai akun Shope.

Nantinya, akun Shopee itu dipakai untuk mempromosikan produk lewat berbagai cara, termasuk Shopee Live dan Shopee Video.

Lalu, pastikan akun media sosial yang didaftarkan olehmu merupakan akun pribadi, aktif, tidak di-private, dan mempunyai konten yang asli.

Ingin Cuan Lebih Optimal dari Program Affiliate Shopee?
Yuk gabung MCN MEA untuk dapatkan bimbingan hingga akses untuk menemukan produk terlaris!
Hubungi Admin MEA

3. Menjelajahi Fitur dan Tools Shopee Affiliate

Setelah memiliki akun Shopee Affiliate, Sobat MEA kemudian bisa mengakses berbagai fitur dan tools yang disediakan. Salah satu fitur utama adalah papan afiliasi, di mana Sobat MEA dapat melacak performa link afiliasi, statistik penjualan, dan menghasilkan tautan afiliasi. 

Sobat MEA juga dapat membuat custom link afiliasi dengan menggunakan tools “Deep Link Generator”. Link ini kemudian akan mengarahkan pengunjung ke produk tertentu di Shopee secara langsung.

Tidak hanya itu, Shopee Affiliate Program juga menyediakan bahan pemasaran yang siap pakai, seperti banner, poster, dan gambar produk yang dapat Sobat MEA gunakan dalam kampanye pemasaran. Dengan begitu, Shopee Affiliate akan semakin mudah untuk dilakukan. Pastikan untuk menjelajahi berbagai alat dan sumber daya yang ada untuk membantu Sobat MEA dalam mempromosikan produk agar lebih efektif, ya!

4. Membangun Strategi Pemasaran

Membangun strategi pemasaran yang efektif adalah kunci keberhasilan dalam menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula. 

Pertama, Sobat MEA operlu mengidentifikasi target pasar dan pilih produk-produk yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Selanjutnya, membuat konten yang menarik, informatif, dan relevan untuk mempromosikan link produk afiliasi yang dipilih. Sobat MEA juga bisa menggunakan blog, media sosial, atau saluran YouTube untuk mempublikasikan konten yang dibuat.

Selain itu, penting untuk mengoptimalkan SEO (Search Engine Optimization) agar konten dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Gunakan kata kunci yang relevan dalam konten untuk meningkatkan visibilitas di mesin pencari dan menarik lebih banyak pengunjung potensial.

Selain strategi konten, Sobat MEA juga dapat mempertimbangkan iklan berbayar untuk memperluas jangkauan pemasaran. Shopee Affiliate Program juga mendukung kampanye iklan dengan fitur seperti “Boost Product” yang memungkinkan Sobat MEA untuk mempromosikan produk tertentu di Shopee dengan prioritas yang lebih tinggi.

5. Memantau dan Mengoptimalkan Kinerja

Setelah Sobat MEA mulai menjalankan kampanye afiliasi, penting untuk memantau dan mengoptimalkan performa konten. Gunakan halaman afiliasi Shopee untuk melacak jumlah klik, penjualan, dan pendapatan yang dihasilkan. Analisis data ini akan membantu Sobat MEA memahami strategi apa yang berhasil dan strategi mana yang perlu ditingkatkan.

Teruslah bereksperimen dengan berbagai metode pemasaran, tautan afiliasi, dan produk untuk mengidentifikasi apa yang paling efektif bagi akun Sobat MEA. Perlu diingat bahwa pemasaran afiliasi adalah proses yang berkelanjutan, dan Sobat MEA perlu terus belajar dan menyesuaikan strategi untuk mencapai kesuksesan jangka panjang.

Tips untuk Affiliate Shopee Pemula agar Mendapatkan Komisi

1. Pilih Produk Sesuai Niche atau Kebutuhan Audiens

Affiliate Skincare Ngapain Aja

Pastikan produk yang dipilih relevan dengan minat atau kebutuhan audiens yang sering berinteraksi dengan mu.

Contohnya, Jika kamu seorang beauty influencer, fokuslah pada produk skincare atau kosmetik.

Sementara bila kamu gandrung dengan teknologi, pilih produk elektronik atau gadget.

Pemilihan niche sangat penting karena bisa memengaruhi pendapatkanmu secara signifikan.

2. Prioritaskan Produk Populer

Tips selanjutnya adalah memilih produk dengan penjualan tinggi atau ulasan positif karena lebih mudah dipercaya oleh audiens.

Cara ini ampuh untuk menggaet calon pembeli.

3. Buat Konten Berkualitas dan Menarik

Ini poin paling penting, yaitu membuat konten berkualitass dan menarik.

Salah satu caranya dengan memproduksi konten memakai foto atau video berkualitas tinggi saat mempromosikan produk.

Tipe konten sendiri bisa beragam. 

Untuk memulai, kamu dapat meniru affiliator yang sudah terkenal dan berhasil.

Namun ingat, jangan sampai Sobat MEA meniru 100 persen, ya!

4. Konsistensi

Buat jadwal rutin untuk memposting konten. 

Misalnya, posting 3 kali seminggu di Instagram atau TikTok.

Konsistensi juga penting untuk mengasah kemampuanmu dalam membuat konten.

5. Pantau Performa

Terakhir, seperti yang sudah disinggung, jangan bosan untuk memantau dashboard Shopee Affiliate secara rutin untuk melihat produk atau strategi mana yang menghasilkan konversi terbaik.

Jika suatu metode kurang efektif, coba pendekatan lain. 

Evaluasi penting supaya konten yang selanjutnya dibuat jadi lebih berkualitas, sehingga kamu akan mendapatkan banyak komisi.

Begitulah cara menggunakan Shopee Affiliate bagi pemula. Bagaimana? Mudah, bukan? Tentunya menjadi Shopee Affiliate dapat menjadi sumber pendapatan yang menarik karena komisi Shopee Affiliate sendiri cukup menggiurkan.

Meski masih sangat awam, Sobat MEA pun dapat mempromosikan produk Shopee dan menghasilkan penghasilan online dengan terus belajar. Yang terpenting, tetap konsisten, berinovasi, dan pantau kinerja konten secara teratur untuk mencapai hasil yang optimal. Selamat mencoba!

Foto: freepik.com

Mei 22, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Perbedaan Affiliate dan Affiliator
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee AffiliateTikTokTikTok Affiliate

Belum Banyak yang Tahu, Ini Perbedaan Affiliate dan Affiliator!

by Insan Fazrul Mei 19, 2025
written by Insan Fazrul

Bagi yang ingin terjun jadi affiliate, kalian harus tahu perbedaan affiliate dan affiliator. Walau sederhana, istilah itu ternyata punya beberapa perbedaan.

Seperti kita ketahui bersama, affiliate marketing sekarang lagi naik daun banget.

Tak cuma di kalangan konten kreator, tapi juga pelaku UMKM, ibu rumah tangga, sampai mahasiswa, semua mulai melirik peluang ini.

Kenapa? Karena sistemnya simpel dan bisa dikerjakan dari mana saja.

Cukup membuat konten, sebar link produk, dan kamu bisa meraih komisi dari setiap penjualan yang terjadi lewat link tersebut.

Apalagi, ada banyak contoh orang yang sukses meraih cuan fantastis dengan menggeluti dunia affiliate.

Selain tak perlu stok barang, sistem affiliate juga memungkinkan siapa pun untuk terjun ke dunia jualan online tanpa modal besar.

Namun, walau terlihat mudah, masih banyak yang keliru soal istilah-istilah dasarnya.

Salah satu yang paling sering bikin bingung adalah perbedaan affiliate dan affiliator.

Dua istilah tersebut memang sering muncul bersamaan, bahkan sering dianggap sama.

Padahal, keduanya punya makna dan fungsi yang beda.

Tampak sederhana, tetapi bila tahu perbedaan affiliate dan affiliator, kamu bakal lebih siap untuk mulai dan mampu lebih cepat mendapatkan hasil.

Biar tidak keliru, yuk kita bahas tuntas perbedaan affiliate dan affiliator, plus tips biar kamu bisa jadi affiliator yang sukses dan cuan terus!

Table of Contents

Tambahkan Teks Tajuk Anda Di Sini

Ingin jadi affiliator yang cuan maksimal?

Gabung bareng MNC MEA dan dapetin akses ke campaign, pelatihan, dan support biar komisi kamu makin nambah tiap bulan!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Perbedaan Affiliate dan Affiliator

Supaya kamu mendapatkan gambaran utuh soal perbedaan affiliate dan affilitor, artikel berikut akan menjelaskannya dari dua aspek, yaitu pengertian dan hubungan keduanya.

Apa Itu Affiliate?

Affiliate adalah sistem atau program pemasaran yang biasanya disediakan oleh platform atau brand.

Tujuannya adalah untuk memperluas jangkauan promosi produk tanpa harus menggunakan iklan konvensional yang mahal.

Lewat sistem ini, siapa pun bisa ikut bergabung sebagai bagian dari tim promosi—tanpa harus stok barang atau repot mengurus pengiriman.

Dalam program affiliate, peserta akan diberikan link unik atau kode referral yang bisa dibagikan ke audiens.

Ketika ada orang yang membeli lewat link tersebut, maka peserta (disebut affiliator) akan mendapatkan komisi sesuai dengan ketentuan program.

Jadi, affiliate = sistem atau mekanismenya.

Tanpa sistem ini, tidak akan ada jalur resmi untuk seseorang bisa mempromosikan dan mendapatkan komisi dari sebuah produk.

Siapa Itu Affiliator?

Affiliator ialah orang yang bergabung ke dalam program affiliate dan aktif mempromosikan produk tertentu.

Mereka biasanya seorang content creator, influencer, atau siapa pun yang punya audiens, baik itu di media sosial, blog, hingga grup komunitas.

Tugas affiliator adalah mengemas promosi dengan cara yang menarik agar audiens tertarik membeli produk lewat link atau kode yang dibagikan.

Affiliator-lah yang jadi ujung tombak dari sistem affiliate, karena merekalah yang menjalankan strategi kontennya di lapangan.

Jadi, affiliator = orang yang menjalankan sistemnya.

Mereka yang terlibat langsung dalam proses promosi dan berkontribusi terhadap penjualan.

Apakah Affiliate dan Affiliator Sama?

Berdasarkan perbedaan tersebut, affiliate dan affilitor punya saling beririsan dan saling berkaitan.

Singkatnya:

  • Affiliate = programnya
  • Affiliator = pelakunya

Keduanya tak bisa dipisahkan.

Tanpa affiliator, program affiliate tidak punya tenaga promosi.

Tapi tanpa program affiliate, affiliator juga tak memiliki sistem untuk mendapatkan komisi.

Makanya, kalau kamu ingin mulai cari cuan lewat internet, penting banget buat paham peran kamu dalam sistem ini.

Apakah kamu ingin menciptakan program affiliate? Atau kamu lebih tertarik jadi affiliator yang aktif promosiin produk?

Cara Agar Menjadi Affiliator yang Sukses

Biar jadi affiliator nggak cuma modal semangat, tapi juga strategi!

Yuk gabung ke MNC MEA dan maksimalkan penghasilan kamu lewat bimbingan langsung dan komunitas supportif
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Sudah paham ‘kan sekarang bedanya?

Nah, bila kamu mau serius terjun sebagai affiliator dan pengen dapet hasil maksimal, ini beberapa cara yang bisa diterapkan:

1. Pilih Produk yang Sesuai dengan Target

Jangan asal ambil produk.

Pastikan produk yang kamu promosikan “nyambung” sama minat followers supaya lebih mudah banyak produk yang terjual.

Jika audiens kamu mayoritas ibu rumah tangga, produk perlengkapan dapur mungkin lebih cocok daripada barang elektronik gaming.

Relevansi produk membuat promosi lebih natural dan tak terkesan jualan maksa.

2. Kenali Produk yang Kamu Promosikan

Semakin paham kamu dengan produk, kian mudah bikin konten yang meyakinkan.

Tidak harus pakai sendiri, tapi minimal tahu manfaat, cara kerja, dan keunggulannya dibanding produk lain.

Dengan begitu, kamu bisa jawab pertanyaan dari followers dan bikin mereka lebih percaya buat beli produk lewat link yang kamu kirim.

3. Konsisten Bikin Konten

Sekali dua kali promosi belum tentu langsung cuan.

Affiliator sukses biasanya rajin bikin konten yang kreatif dan konsisten.

Coba variasikan jenis konten, dari review, unboxing, sampai tips dan tutorial, agar audiens tidak bosan.

Jangan karena fokus program affiliate, semua konten tentang berjualan. Hal tersebut justru kurang disarankan.

4. Bangun Personal Branding

Orang lebih percaya sama konten kreator yang terlihat jujur dan punya ciri khas.

Bangun kepercayaan itu lewat gaya komunikasi yang autentik dan tentu tidak terlalu berlebihan.

Personal branding yang kuat bikin kamu lebih dikenal, bahkan dilirik langsung oleh brand untuk kerja sama eksklusif.

5. Gabung Komunitas yang Supportif

Contohnya Komunitas MEA. Di sana kamu bisa belajar bareng, dapet info campaign, bahkan dibimbing langsung supaya performamu makin naik.

Selain itu, kamu juga bisa networking dan sharing strategi bareng affiliator lain supaya makin berkembang bareng-bareng.

Itulah perbedaan affiliate dan affiliator yang perlu kamu ketahui bila tertarik untuk terjun di dunia ini. Cukup jelas, bukan?

Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Mei 19, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Apakah TikTok Affiliate Aman
Cara Memulai AffiliateTikTokTikTok Affiliate

Apakah TikTok Affiliate Aman? Ini Jawabannya!

by Insan Fazrul Mei 13, 2025
written by Insan Fazrul

Di balik viralnya peluang cuan dari TikTok Affiliate, masih banyak content creator yang penasaran dengan satu pertanyaan besar: “Apakah tiktok affiliate aman?”

Pertanyaan tersebut sangat wajar, terutama bagi mereka yang baru mulai terjun ke dunia konten dan belum familiar dengan sistem afiliasi.

Tak sedikit yang merasa ragu atau bahkan takut tertipu.

Terlebih, maraknya modus penipuan berkedok kerja sama brand hingga jebakan link produk fiktif memang cukup meresahkan belakangan ini.

Banyak kreator pemula tertarik mencoba TikTok Affiliate karena tergiur komisi yang menarik dan peluang kerja sama dengan brand.

Namun, di sisi lain, mereka juga khawatir: Bagaimana kalau ternyata skemanya tidak aman? Apakah semua link affiliate bisa dipercaya? Apakah benar-benar bisa menghasilkan tanpa modal?

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk mulai atau justru mundur sebelum mencoba, penting untuk memahami sistem kerjanya terlebih dulu, serta mengenali risiko dan bentuk penipuan yang mungkin terjadi.

Maka dari itu, artikel berikut akan menjawab, apakah TikTok affiliate aman atau tidak.

Kemudian, artikel ini pun akan membahas tips menghindari penipuan dan mengoptimalkan hasil affiliate secara jujur dan aman.

Bagi Sobat MEA yang penasaran, simak baik-baik, ya!

Table of Contents

Apakah TikTok Affiliate Aman?

Gabung ke MCN MEA sekarang!

Dapatkan bimbingan, akses campaign eksklusif, serta komunitas support system yang siap bantu kamu cuan dari konten secara aman dan terarah!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Jadi, apakah TikTOk Affiliate aman? Jawabannya, ya.

Namun begitu, tetap ada saja potensi penipuan, khususnya dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam konteks platform, TikTok Affiliate merupakan program aman yang menguntungkan dan berhasil membantu kreator dalam memonetisasi kontennya.

Tak sedikit dari kreator yang bahkan mendapatkan penghasilan dengan jumlah yang fantastis.

Agar terhindar dari penipuan yang bisa saja terjadi, berikut beberapa tips yang bisa Sobat MEA coba.

Cara Menghindari Penipuan di TikTok Affiliate

Pastikan Selalu Mengakses Program TikTok Affiliate Melalui Platform Resmi

Langkah pertama untuk memastikan keamanan saat menjalani TikTok Affiliate adalah dengan selalu menggunakan platform resmi dari TikTok.

Hal ini mencakup akses ke Creator Center, TikTok Shop Affiliate Dashboard, hingga pemilihan produk afiliasi melalui sistem yang sudah disediakan oleh TikTok itu sendiri.

Menghindari pihak ketiga yang tidak jelas identitasnya sangat penting, karena aktivitas di luar platform resmi tidak dijamin keamanannya oleh TikTok.

1. Jangan Pernah Mengirim Uang di Awal, Sekecil Apa Pun Alasannya

Banyak kreator pemula yang menjadi korban penipuan karena tergoda tawaran kerja sama dengan janji penghasilan besar.

Sayangnya, sebagian besar penipuan dimulai dari permintaan pembayaran di awal.

Modus yang umum terjadi adalah dalih biaya admin, pengiriman produk sample, atau jaminan kerjasama.

Pada kenyataannya, setelah uang ditransfer, pihak tersebut akan hilang kontak tanpa memberikan produk atau imbal balik apa pun.

Makanya, setiap ada tawaran kerja sama yang mengharuskanmu membayar lebih dulu, sikap yang paling aman adalah menolak dan mengecek kembali kredibilitas pihak tersebut.

2. Telusuri Kredibilitas Brand atau MCN Sebelum Menyetujui Kerja Sama

Sebelum memutuskan untuk bekerja sama, content creator wajib melakukan pengecekan latar belakang brand atau agensi yang menghubungi.

Ini termasuk melihat apakah mereka memiliki identitas bisnis yang jelas, testimoni dari kreator lain, hingga kehadiran digital seperti situs web atau akun media sosial resmi.

MCN (Multi-Channel Network) yang benar-benar resmi akan memiliki rekam jejak kerja sama yang dapat diverifikasi.

3. Jangan Berikan Data Pribadi, OTP, atau Informasi Akun

Salah satu bentuk penipuan yang kerap terjadi adalah phishing, di mana pelaku menyamar sebagai admin TikTok atau brand, lalu meminta data login atau kode OTP dengan dalih validasi kerja sama.

Sebagai kreator, kamu perlu tahu bahwa TikTok dan pihak profesional lainnya tidak akan pernah meminta OTP atau password secara langsung.

Memberikan akses semacam ini bisa berakibat fatal, akun kamu bisa diambil alih dan disalahgunakan untuk penipuan lain.

Jaga kerahasiaan informasi pribadimu sebagaimana kamu menjaga dompet dan identitas legal lainnya.

4. Pilih Produk Affiliate dari Toko yang Terpercaya

Selanjutnya, dalam memilih produk untuk dipromosikan, sangat disarankan untuk tidak asal memilih hanya karena terlihat menjanjikan.

Pastikan toko tempat produk berasal memiliki reputasi yang baik.

Indikatornya bisa dilihat dari rating toko, jumlah penjualan, ulasan pembeli.

Promosi produk dari toko yang tidak terpercaya bisa menimbulkan masalah, mulai dari komisi yang tidak tercatat karena sistem manipulatif, hingga konsumen yang kecewa akibat produk tidak sesuai ekspektasi.

5. Hindari Tawaran Komisi Tinggi di Luar Sistem Resmi TikTok

Saatnya naik level sebagai kreator TikTok Affiliate

Bersama MEA, kamu nggak cuma dapet cuan, tapi bimbingan, koneksi brand terpercaya, dan dukungan komunitas yang solid!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Bentuk penipuan yang sering menjebak kreator adalah janji komisi tinggi dari pihak di luar sistem TikTok.

Biasanya mereka menjanjikan sistem “komisi dobel” atau “bayaran eksklusif” jika kamu bersedia promosi lewat link yang diberikan secara personal.

Sekilas, tawaran ini memang terlihat menggiurkan, tetapi bila link tersebut tidak berasal dari dashboard TikTok resmi, kamu tidak akan mendapatkan komisi apa pun secara sah.

Bahkan lebih parah, kamu bisa dimanfaatkan sebagai “alat promosi gratis” oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

6. Dokumentasikan Semua Bentuk Kesepakatan dan Komunikasi

Ketika kamu memutuskan untuk bekerja sama langsung dengan penjual atau brand, jangan ragu untuk meminta bukti tertulis.

Bentuknya bisa berupa perjanjian kerja sama sederhana lewat pesan tertulis, dokumen MoU ringan, atau screenshot percakapan sebagai arsip.

Ini berguna ketika di kemudian hari terjadi miskomunikasi atau tuntutan sepihak.

Dokumentasi juga memberikan posisi yang lebih kuat jika kamu ingin menyampaikan keluhan ke pihak ketiga seperti MCN, komunitas kreator, atau bahkan TikTok langsung.

7. Bergabunglah dengan Komunitas Kreator Terpercaya

Langkah pencegahan paling efektif ialah dengan tidak berjalan sendirian.

Bergabung ke dalam komunitas kreator seperti Komunitas MEA bisa membantumu lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan.

Dalam komunitas seperti ini, kamu bisa saling berbagi pengalaman, bertanya mengenai keabsahan suatu kerja sama, hingga mendapatkan referensi brand atau agensi yang sudah terpercaya.

Selain menjadi tempat belajar, komunitas juga bisa menjadi pelindung dan sumber validasi sebelum kamu membuat keputusan besar.

8. Laporkan Segala Aktivitas Mencurigakan Langsung ke TikTok

Jangan anggap sepele jika kamu menemukan aktivitas yang mencurigakan, baik itu penawaran kerja sama yang tidak masuk akal atau permintaan data pribadi.

TikTok menyediakan fitur pelaporan langsung di dalam aplikasinya, dan kamu juga bisa menghubungi pusat bantuan untuk kasus yang lebih serius.

Melaporkan penipuan bukan hanya melindungi dirimu sendiri, tetapi juga membantu ekosistem kreator secara keseluruhan agar lebih bersih dan aman.

Ingin Aktivitas Affiliate Lebih Aman? Gabung MCN MEA!

Jika kamu ingin memastikan perjalanan sebagai content creator dan affiliate berjalan lebih aman, terarah, dan minim risiko penipuan, salah satu langkah terbaik yang bisa kamu lakukan adalah bergabung dengan agency atau MCN terpercaya.

Di sinilah MCN MEA hadir sebagai solusi pendamping kreator lokal yang tidak hanya fokus pada cuan, tapi juga pada edukasi dan pengembangan jangka panjang.

MEA telah berpengalaman membina ribuan kreator di berbagai kategori, mulai dari pemula hingga yang sudah aktif menghasilkan jutaan rupiah dari TikTok Affiliate.

Tak hanya itu, sebagai kreator yang bergabung dengan MCN MEA, kamu juga berpeluang mendapatkan berbagai keuntungan tambahan seperti akses campaign eksklusif, materi edukasi affiliate & konten, sesi mentoring privat, hingga rekomendasi produk dengan komisi tinggi yang sudah dikurasi.

Semua ini diberikan untuk memastikan kamu bisa fokus berkarya, tanpa harus khawatir soal keamanan atau ketidakjelasan sistem kerja sama.

Kesimpulan

Jadi, pertanyaan apakah TikTok Affiliate aman? Jawabannya aman.

Dengan catatan aman, jika dijalankan melalui jalur resmi dan dengan pemahaman yang tepat.

Namun, risiko penipuan tetap ada, terutama dari pihak luar yang tidak bertanggung jawab.

Dengan mengenali modus-modus penipuan, menjalankan program lewat platform resmi, dan bergabung dengan MCN terpercaya seperti MEA, kamu bisa menjalani aktivitas affiliate dengan lebih aman, terarah, dan optimal.

***Foto: freepik.com

Mei 13, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
cara bikin link produk shopee
ShopeeCara Memulai AffiliateShopee Affiliate

3 Cara Bikin Link Produk Shopee, termasuk untuk Affiliate!

by Yohan Mei 8, 2025
written by Yohan

Shopee merupakan salah satu marketplace terbesar di Indonesia. Nggak terhitung orang yang berhasil meraih kesuksesan berkat toko Shopee yang mereka rintis. Dalam dunia digital marketing, promosi adalah hal yang sangat penting. Menguasai hal-hal dasar seperti cara bikin link produk Shopee dan beriklan di Shopee adalah sebuah keharusan.

Pada akhirnya, banyak orang yang berkeinginan untuk memulai bisnis mereka sendiri di Shopee. Namun, para pemula banyak yang belum tahu tentang hal-hal mendasar untuk mempromosikan toko maupun produknya sendiri.

Nah berikut ini adalah cara bikin link produk Shopee yang nantinya bisa Sobat MEA sematkan dan promosikan pada berbagai media sosial maupun marketplace lain.

Cara ini pun wajib diketahui kalau kamu berstatus sebagai affiliate Shopee.

Sebab, bagi para affiliate, mengirim link jadi keharusan sebagai jalan untuk mendapatkan cuan.

Yuk langsung simak aja penjelasannya

Apa Manfaat Link Produk Shopee?

Mau jadi Affiliate Shopee yang sukses?

Gabung bareng MCN MEA dan dapetin tips & trik eksklusifnya!
KLIK INI UNTUK INFO LEBIH LANJUT

Seperti sudah kita bahas sebelumnya, link merupakan sebuah pintasan yang berguna agar calon pembeli bisa melihat dengan cepat dan instan produk yang Sobat MEA jual atau affiliasikan. 

Jadi manfaat link ini adalah untuk mempromosikan produk maupun toko Shopee Sobat MEA sendiri.

Link ini bisa Sobat MEA cantumkan di berbagai media sosial dengan berbagai cara. Sobat MEA bisa memasukannya ke bio Instagram, unggahan di Twitter dan Facebook.

Link juga bisa masuk pada deskripsi video YouTube sampai disematkan lewat live streaming. Singkatnya, link ini sangat fleksibel sebagai bentuk promosi.

3 Cara Bikin Link Produk Di Shopee

Sobat MEA harus mengetahui cara bikin link produk Shopee. Link sendiri pada dasarnya adalah pintasan agar orang yang melihat link tersebut bisa langsung masuk ke produk Sobat MEA dan melihat-lihat toko.

Menurut laman resmi Seller Shopee, ada 3 cara membuat link produk Shopee. Mulai dari link produk untuk para seller sampai link produk bagi para Shopee Affiliate. Nah daripada berlama-lama lagi, yuk langsung aja simak langkah-langkahnya di bawah ini!

1. Cara Membuat Link Produk Shopee Untuk Media Sosial

Biasanya, link Shopee ini para seller bagikan lewat media sosial. Yup, Sobat MEA bisa membuat link Shopee Affiliate di Instagram, Facebook, TikTok sampai YouTube, X sampai dibagikan lewat blogger atau website. Emang gimana caranya? Daripada berlama-lama, langsung simak tutorialnya di bawah ini!

  1. Pertama buka aplikasi Shopee
  2. Login menggunakan akun toko kamu
  3. Setelah masuk ke halaman utama, klik Toko Saya
  4. Di kolom Toko Saya, pilih produk Sobat MEA yang ingin mulai dipromosikan
  5. Jika sudah klik produk tersebut
  6. Kemudian klik ikon Share
  7. Akan muncul pop-up window yang memperlihatkan beragam ikon sosial media.
  8. Sobat MEA tinggal pilih Salin Info atau Salin Link
  9. Selesai. Sobat MEA kini sudah menyimpan link produk dan tinggal tempelkan saat promosi lewat media sosial.

2. Cara Membuat Link Shopee Affiliate

Cara kedua adalah membuat link produk khusus untuk para Shopee Affiliate. Cara membuat link Shopee Affliate ini berbeda dengan membuat link produk seller. 

Satu hal yang pasti, Sobat MEA harus tahu terdaftar dulu dalam program Shopee Affiliate. Jika sudah, Sobat MEA bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat link produk. Check this out!~

  1. Buka aplikasi Shopee dan masuk ke akun Sobat MEA.
  2. Ketuk tab “Saya” di pojok kanan bawah.
  3. Pilih “Shopee Affiliates Program”. Jika belum tergabung, kamu wajib mendaftar terlebih dahulu.
  4. Setelah masuk ke dashboard afiliasi, pilih “Koleksiku” dan ketuk “Buat Koleksiku”.
  5. Isi informasi yang diperlukan seperti foto profil, nama koleksi, dan deskripsi.
  6. Kalau koleksi dibuat, pilih “Atur Koleksiku” lalu “Link Affiliate”.
  7. Ketuk “Tambahkan Link”, tempelkan link produk yang telah disalin sebelumnya, dan konfirmasi.
  8. Pilih kategori yang sesuai untuk produk tersebut, lalu simpan.

Link afiliasi Sobat MEA kini siap untuk dibagikan dan digunakan.

Mudah, bukan?

3. Cara Menyalin Link Produk Untuk Menu Koleksi

cara bikin link produk shopee

Jika sudah membuat menu Koleksi, Sobat MEA perlu untuk memasukan produk pada koleksi tersebut agar Sobat MEA nggak perlu untuk menmbuat link produk satu persatu alias secara manual. Nah untuk memasukan produk pada menu Koleksi, Sobat MEA bisa mengikuti tutorial di bawah ini!

  1. Buka aplikasi Shopee dan login menggunakan akun Sobat MEA
  2. Berikutnya pilih produk dari Star Seller atau Shopee Mall yang ingin Sobat MEA promosikan
  3. Berikutnya klik tombol Bagikan pada bagian produk tersebut
  4. Klik Salin Tautan
  5. Berikutnya kembali ke Beranda Shopee dan klik menu Saya
  6. Klik Shopee Affiliate
  7. Pilih Koleksiku dan Atur Koleksiku
  8. Berikutnya klik Link Affiliate
  9. Pilih Tambahkan Link
  10. Tempelkan tautan pada kolom yang tersedia
  11. Berikutnya pilih Kategori dan klik Konfirmasi
  12. Terakhir, klik Simpan.
  13. Selesai. Kini link produk sudah berhasil masuk ke menu koleksi Sobat MEA.

Nah itu dia cara bikin link produk Shopee anti ribet. Semoga artikel ini membantu Sobat MEA yang sedang belajar berjualan atau menjadi affiliate di Shopee!

Mei 8, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Popular Posts

  • 1

    Begini Cara Iklan di Shopee Dengan Baik Dan Benar. Perhatikan Dulu Hal ini ya!

    April 18, 2023
  • 2

    Manfaat Menggunakan TikTok Shop

    Agustus 14, 2022
  • 3

    10 Cara Dapat Uang Dari TikTok Bagi Pemula. Udah Tahu Belum?

    April 6, 2023
  • 4

    1 Star Facebook Berapa Rupiah? Begini Cara Menghitungnya. Kreator Merapat!

    Mei 3, 2023
  • 5

    75 Contoh Kata Kata Hook TikTok Affiliate yang Memikat. Auto Viral!

    November 20, 2025

© 2024 Mea Community - All Rights Reserved


Back To Top
Komunitas MEA
  • Home