Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller. Mana yang Lebih Untung?

by Nabila Rubianty
perbedaan affiliate marketing dan reseller

Sobat MEA yang terjun ke dunia bisnis online, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah affiliate marketing dan reseller.. Bagi sebagian orang mungkin belum tau, terdapat beberapa perbedaan affiliate marketing dan reseller ini.

Seperti kita tahu, kedua istilah ini memiliki banyak kesamaan sehingga sering dianggap sama oleh kebanyakan orang. Namun sebenarnya affiliate marketing dan reseller ini berbeda, komponen untuk masing-masingnya juga berbeda.

Affiliate Marketing vs Reseller

Mau belajar jadi affiliate marketing yang sukses lewat konten sosial media?

Yuk gabung di Komunitas Content Creator MEA sekarang juga dan belajar bareng content creator lain. GRATIS!

Affiliate Marketing menjadi salah satu cara atau solusi untuk Sobat MEA yang ingin menambah penghasilan melalui internet. Untuk menjadi affiliate Marketing, Sobat MEA hanya perlu mendaftarkan diri sebagai affiliate pada platform tertentu tanpa harus membeli produk atau jasa yang nantinya akan Sobat MEA promosinya tanpa perlu membeli produk atau jasa yang akan dipromosikan. Sedangkan reseller, Sobat MEA diharuskan membeli produk atau jasa kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.

Sementara untuk menjadi reseller Sobat MEA wajib untuk membeli produk atau jasa tertentu sebelum nantinya Sobat MEA menjual produk tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Singkatnya, Sobat MEA ini membuat toko sendiri tapi mengambil produk dari supplier yang harganya lebih murah.

Pengertian Affiliate Marketing dan Reseller

Umumnya, perusahaan akan merekrut sejumlah pengguna media sosial yang aktif, memiliki sejumlah followers, dan memiliki personal branding yang baik dan relevanuntuk mempromosikan barang atau jasa mereka. Affiliate marketing memiliki keuntungan dari komisi, dan keuntungan waktu yang fleksibel.

 

Sementara itu, menurut laman Indeed, reseller merupakan bisnis yang menjual produk atau jasa orang lain. Jika ingin menjadi reseller, Sobat MEA diharuskan untuk membeli terlebih dahulu produk atau jasa kepada supplier. Kemudian menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. 

Tenang aja, untuk menjadi reseller kamu tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Berbeda dengan affiliate, seorang reseller bisa menentukan keuntungan yang ingin diperoleh dari produk yang Sobat MEA jual.

Cara Kerja Affiliate Marketing dan Reseller

Kata siapa komisi Shopee Affiliate kecil?

Makanya gabung ke MCN Shopee dan dapatkan komisi sampai 20%!

Cara kerja affiliate marketing ini nggak sulit kok. Sobat MEA selaku affiliate, bisa membagikan link produk affiliate dari sebuah toko di marketplace. Sobat MEA nggak dibebaskan untuk menyebarkan link seluas mungkin. 

Bisa lewat konten sosial media seperti Instagram, TikTok, Facebook dan Twitter maupun bisa membagikan link lewat website atau blog. Nah saat konsumen melakukan transaksi menggunakan link yang dibagikan, Sobat MEA  secara otomatis akan mendapatkan komisi.

 

Cara Kerja Reseller adalah mengambil barang terlebih dahulu dari supplier. Kemudian mempromosikan produk/barang tersebut ke konsumen hingga terjadinya pembelian dan melakukan transaksi. Setelah itu, Reseller hanya tinggal mengirimkan produk ke konsumen.

Tujuan Affiliate Marketing dan Reseller

Perbedaan Affiliate Marketing dan Reseller

perbedaan affiliate marketing dan reseller

Setelah  mengetahui pengeritan, cara kerja dan tujuan dari masing-masing affiliate marketing dan reseller, sekarang kita masuk pada pembahasan utamanya. Apa sih sebenarnya perbedaan affiliate marketing dan reseller?

Nah perbedaan pertama adalah syarat. Seorang afiliate marketing tidak perlu membeli produk atau jasa terlebih dahulu. Sedangkan reseller diwajibkan untuk membeli barang terlebih dahulu. Setelah itu, Sobat MEA bisa menjual produk yang sudah dibeli tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

Perbedaan kedua adalah keuntungan. Reseller mendapatkan keuntungan penghasilan melalui selisih antara harga jual dan beli produk lalu mendapatkan komisi dari penjualan. Untuk affiliate sendiri hanya mendapatkan keuntungan melalui komisi jika pengguna melakukan keputusan pembelian. Singkatnya, keuntungan reseller ini dapat ditentukan sementara affiliate ini punya angka yang pasti.

 

Terakhir adalah tugas yang dijalankan. Seperti yang kita tahu Reseller bertugas seperti pemilik toko bisnis online sedangkan affiliate marketing bertugas hanya memastikan bahwa pengguna berinteraksi dan melakukan keputusan pembelian.

Tips dan Trik Menjalankan Affiliate dan Reseller

  1. Cari informasi mengenai affiliate dan reseller seperti kelebihan dan kekurangan dan cara menjalankannya 
  2. Pilih produk yang diminati calon konsumen atau produk yang Sobat MEA sukai. BIasanya hal ini menjadi suatu kesenangan dan keuntungan saat Sobat MEA menjalankan bisnis
  3. Gunakan strategi atau promosi yang berbeda dari kompetitor. Hal ini sangat berpengaruh terhadap bisnis Sobat MEA, dan tentunya akan menarik perhatian calon konsumen. 
  4. Berikan bonus atau diskon yang memancing konsumen untuk melakukan pembelian
  5. Memperbanyak relasi salah satu tips penting untuk membantu proses penjualan produk yang kamu jalankan. Hal ini juga berpengaruh pada pendapatan bisnis kamu.
  6. Berbagi informasi atau pengalaman penggunaan produk lewat konten kepada audiens. Calon konsumen umumnya akan melakukan pembelian setelah mengetahui fungsi dan ulasan pengguaan produk.
Artikel Terkait  Tugas dan Cara Kerja Admin Online Shop. Ternyata Sepenting itu Loh!~

Nah itulah pengertian, cara kerja, keuntungan dan juga perbedaan affiliate marketing dan reseller. Semoga saja artikel ini dapat membantu Sobat MEA yang ingin belajar menjadi affiliate maupun seorang reseller. Amin!

You may also like

Leave a Comment