fbpx

Cara Sukses Jualan Online di Toko Ecomerce

jualan online

Kamu bisa mulai jualan online dengan mudah karena sekarang, hampir semua barang bisa dijual di marketplace. Coba kamu sebutkan ada nggak barang yang nggak bisa dibeli di Shopee atau Tokopedia. Semuanya ada!

Tapi, kamu pernah nggak dengar cerita orang yang gagal berbisnis online? Apakah itu membuatmu takut untuk mencoba memulai jualan online?

Tenang saja, sobat MEA. Karena kami baik kami ingin membagikan cara sukses untuk berjualan online. Tentu saja kami ingin mendukungmu dalam merintis jualan online.

Yuk Gabung di Kelas Online Gratis Tentang Cara Berjualan Online

Sekali Lagi Kelas Ini Gratis Loh

DAFTAR GRATIS DISINI

7 Cara Ampuh Untuk Jualan Online

  1. Unique Selling Point (Keunikan Produk)

Kamu harus tahu apa hal yang bisa ditonjolkan dari produkmu. Bukan hanya tentang kualitas, harga, atau sudah terkenal. Tetapi, coba tunjukkan apa yang membedakan produkmu dengan produk sainganmu? Apa yang bisa konsumen dapatkan dengan membeli produkmu, dan tidak akan mereka dapatkan jika membeli produk lain yang serupa?

Nah, USP untuk produkmu ini tidak perlu banyak-banyak. Bahkan jika bisa, cukup satu saja. Mengapa? Agar mudah diingat oleh pembeli.

Contoh: Susu Bear Brand. Keunikan mereka adalah produk susu sapi yang dijual, tapi logonya beruang, tapi di iklannya naga.

Keunikan seperti itu yang akan mudah diingat oleh masyarakat.

  1. Buat Deskripsi yang Menarik

Mungkin bagi beberapa orang, deskripsi produk adalah hal yang sepele dan kurang penting. Percaya atau tidak, penulisan deskripsi produk juga dapat mempengaruhi tingkat penjualanmu loh.

Dalam hal ini, kamu memang perlu mempraktekkan ilmu copywriting. Dengan kalimat yang persuasif dan sesuai, kamu akan dengan mudah menyentuh sisi emosional pembeli. Dengan begitu, kamu bisa menuntun pembeli potensial untuk melakukan pembayaran.

Salah satu copywriting yang bisa kamu lakukan adalah menyesuaikan penggunaan tata bahasa sesuai dengan target pasar. Jika targetmu adalah anak muda dan remaja, maka gunakanlah bahasa yang santai seperti mengajak teman mengobrol. Namun jika targetmu adalah orang tua, gunakan kata-kata yang mudah mereka cerna dan hindari penggunaan istilah asing.

  1. Promosi

Coba posisikan dirimu sebagai pembeli, bukan penjual. Kalau kamu lihat tulisan diskon atau promo di suatu produk, apakah kamu akan tertarik?

Emang siapa sih yang nggak suka promo? Hampir nggak ada! Nah, untuk itu, kamu juga perlu memberikan promo yang menarik di produk jualanmu.

Aman nggak kalau kita ngasih promo sedangkan toko kita masih baru?

Aman dong. Justru kamu perlu mencuri spotlight dengan promo yang kamu tawarkan. Dengan begitu, kamu juga memiliki kesempatan untuk ‘mengganggu’ pesaingmu yang sudah mulai jualan lebih dulu.

Akan tetapi, kamu tetap perlu menyusun strategi agar pembeli tidak hanya mengunjungi tokomu ketika sedang promo saja. Dengan begitu, kamu tidak akan rugi di awal karena terlanjur memberikan promo.

INGIN JAGO JUALAN DI SHOPEE ? PASTI DIAJARIN KOK DISINI YANG PASTI INI GRATIS LOH DAFTAR DISINI !!!

  1. Aktif di Sosial Media

Melakukan promosi di sosial media adalah hal yang paling mudah dan bisa kamu lakukan tanpa banyak usaha. Dengan memposting di sosial media, akan semakin banyak orang yang melihat produkmu. Kamu dengan mudah menjangkau pasar yang lebih lebar.

Jika postinganmu menarik, akan memunculkan rasa penasaran para pengguna sosial media. Dengan begitu, mereka akan mulai memfollow akunmu, ngepoin apa yang kamu jual, dan akhirnya muncul keinginan untuk membeli yang bisa mereka lakukan dengan mengirim DM.

  1. Buat Website

Kenapa sih harus buat website? Perlu banget emang? Kan udah jualan lewat marketplace? Di sana lebih gampang bikin akun dan banyak juga usernya. Ini adalah beberapa pertanyaan yang muncul ketika pebisnis pemula disarankan untuk membuat website.

Akan kami jelaskan mengapa membuat website itu penting.

Memang menggunakan aplikasi jualan online seperti Shopee dan Tokopedia lebih mudah, akan tetapi disana juga pesaingmu jauh lebih banyak. Sedangkan website? Tidak semua pemilik toko online memiliki website sendiri.

Mereka aja nggak punya website, terus kenapa kamu harus punya?

Sabar, bujang.

Jika kamu berjualan di marketplace, pembeli hanya akan mengingat marketplace yang mereka gunakan, dan bukan mengingat brand/merek jualanmu. Kalau kamu ingin meningkatkan brand awareness, membuat website adalah jawabannya.

Dengan memiliki website, kamu bisa semakin menonjolkan USP produkmu. Selain itu juga, kamu akan mendapatkan data pembeli yang menunjukkan barang apa saja yang cenderung mereka beli. Kemudian kamu bisa rebranding dengan mudah dan lebih memahami konsumenmu.

  1. Email Marketing

Nah, ini berhubungan langsung dengan poin kelima. Kamu bisa belajar membuat email marketing yang menarik perhatian konsumenmu agar mereka setia terhadap produk yang kamu jual.

Email yang kamu kirimkan ini mampu menjaring pembeli lama, loh. Jika mereka puas dengan produkmu, dan mereka mendapatkan email dari tokomu, mereka akan berpikir untuk membeli produkmu kembali.

Bisa dibilang email marketing ini adalah salah satu strategi untuk mempertahankan pembeli agar tidak pindah ke lain hati, eh toko maksudnya.

  1. Mempelajari Content Marketing

Content Marketing merupakan teknik promosi yang fokus pada pembuatan konten. Konten yang dibuat pun bukan konten sembarangan. Akan tetapi throughout content yang mampu menarik perhatian pembeli dalam jangka panjang.

Semakin bagus konten yang kamu buat, maka akan semakin mudah juga produkmu untuk ditemukan di pencarian Google. Nah, secara otomatis kan produkmu semakin banyak diketahui dan ini juga membantu menaikkan penjualanmu.

Kamu tidak boleh hanya terfokus untuk membuat video dan foto saja. Memang video dan foto bisa dilihat sekilas, simpel, dan banyak memberikan informasi dalam waktu beberapa detik. Akan tetapi, kamu juga perlu membuat tulisan baik singkat maupun panjang untuk membicarakan tentang produk yang kamu tawarkan.

Tulisan ini bisa berbagai macam isinya. Dari deskripsi produk, testimoni, atau trivia dan informasi menarik yang masih berhubungan dengan produk yang kamu jual.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba

Jika kamu adalah pebisnis pemula, dan kamu tidak tahu harus belajar beberapa hal di atas dimana, kapan, dan dengan siapa, kami punya solusinya untukmu. Kamu bisa ikut kelas online kami untuk mendapatkan berbagai macam informasi dan panduan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Social Media Marketing.

You May Also Like

About the Author: Febram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *