fbpx

Mau Jualan di TikTok? Wajib Tahu Algoritma TikTok

Algoritma TikTok

Algoritma TikTok – Jika kamu adalah salah satu pengguna TikTok, kamu pasti menemukan berbagai macam jenis video di sana. Mulai dari yang joget-joget mengikuti tren, tutorial masak, konten edukatif yang beragam, atau hanya sekedar video kucing lucu.

Nah, sekarang udah mulai banyak akun yang memasarkan produknya melalui TikTok. Udah ada banyak banget tips agar video yang kamu buat bisa masuk FYP dan viral.

Tapi, ada satu juga yang perlu kamu ketahui: algoritma TikTok. Kenapa kamu perlu tahu tentang algoritma TikTok? Agar kamu juga bisa menyusun strategi biar videomu ini masuk di FYP.

Apa Itu yang Dimaksud Algoritma TikTok ?

Kamu pernah nggak lihat video di TikTok dari content creator yang nggak kamu follow? Kok tiba-tiba bisa muncul? TikTok secara otomatis akan memberikan konten yang sudah kamu pilih ketika mendaftar di awal. Selanjutnya, algoritma TikTok akan memberikan video yang serupa dengan yang sudah kamu tonton, like, komen, share, duet, download, apapun itu.

Lalu, bagaimana dengan konten yang tiba-tiba muncul di FYP-mu? Itu adalah hasil dari algoritma TikTok yang memfilter kelayakan sebuah konten. Kalau video itu sudah muncul di banyak FYP orang lain, artinya konten tersebut sudah melewati proses penilaian dari algoritma TikTok. 

Akan Kami Jelaskan Lebih Lanjut Tentang Cara Kerja Algoritma TikTok Dengan Lengkap

  • Sampling

Setelah bikin dan upload konten di TikTok, videomu nggak akan bisa langsung masuk ke FYP. Kenapa tuh? Karena algoritma TikTok akan mendistribusikan videomu ke  small batch atau ke sejumlah kecil audience terlebih dahulu. Nah, proses ini dinamakan sampling.

Selanjutnya apa? Kontenmu akan dinaikkan ke dalam small batch ini selama dua jam. Dari situ, algoritma TikTok akan menghitung berapa sih tingkat engagement dari kontenmu melalui jumlah views, like, comment, share, dan watch time-nya. Kalau hasilnya bagus, videomu akan masuk ke medium batch, yaitu audiens yang lebih besar selama 8-12 jam kedepan. Lagi-lagi, jika engagement dari kontenmu ini tinggi, akan dinaikkan lagi ke batch yang lebih besar lagi. Nah, batch terakhir ini lah yang disebut dengan FYP atau For Your Page, dimana videomu akan dipasang selama 4 hari berturut-turut untuk mencapai audiens yang semakin luas.

Jadi, kalau kamu baru bikin video kemarin dan hari ini belum mendapatkan engagement yang tinggi, sabar aja dulu. Karena algortima TikTok sedang memproses videomu yang sedang dalam perjalanan menuju FYP pengguna lain.

Pengen videomu bisa nembus di FYP pengguna seluruh dunia? Nah ini bukan tugas algoritma Tiktok lagi nih. Setelah 4 hari, nanti akan ada staff TikTok yang mengkurasi videomu secara manual dan menilai apakah videomu ini layak untuk dijadikan konten viral TikTok. Jadi, membuat video yang menarik ini memang sangat perlu loh, sobat MEA.

  • Grading System dari Konsistensi Video

Algoritma TikTok memiliki grading system atau sistem penilaian untuk melihat apakah kontenmu selalu konsisten atau berubah-ubah. Konsistensi isi video ini juga mempengaruhi distribusi videomu, loh.

Misal biasanya kamu membuat video tentang tutorial memasak yang simpel untuk anak kos. Lalu tiba-tiba suatu hari kamu membuat konten tentang cara menjahit tas sobek. Kan beda jauh?

Selain akan membingungkan algoritma TikTok dan engagement-mu, inkonsistensi konten juga akan membingungkan followers yang sudah setia mengikuti akunmu. Jangan sampai buat mereka berpikir, “Lah kan gue mau tau cara masak simpel, kenapa ini malah jahit baju?”

Kasihan nanti followermu sudah siap dengan wajan dan talenan, tapi yang kamu tampilkan malah jarum dan benang. Skenario terburuk? Mereka bisa unfollow akunmu. Sayang banget kan?

Nah, itulah mengapa membuat konten dengan topik yang sama itu penting. Dengan begitu, algoritma TikTok akan menandaimu sebagai content creator yang dapat dipercaya. Begitu pula yang ada di pikiran followers-mu, mereka tidak akan mencari akun lain karena isi kontenmu sudah sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Keuntungan lain dari membuat konten dengan tema dan topik yang sama adalah, kontenmu akan langsung masuk ke medium batch! Algoritma TikTok akan langsung melewati proses sampling ke small batch dan akan langsung mendistribusikan kontenmu ke audiens yang lebih besar. Keren bukan? Dengan begitu, peluang agar kontenmu masuk ke FYP akan semakin tinggi.

Kalau Udah Tau Algoritma TikTok Yuk Coba Jualan Di TikTok

KLIK DIBAWAH INI BUAT DAFTAR KELAS ONLINE GRATIS JUALAN DI TIKTOK
  • 5 Video Rules Yang Harus Kamu Ketahui Saat Membuat Video TikTok

Yang dimaksud dengan ini adalah bahwa 5 video atau konten pertama yang kamu buat akan menentukan apakah kamu akan masuk sebagai content creator yang diprioritaskan atau tidak untuk masuk ke FYP. Siapa yang menentukan ini? Tentu saja algoritma TikTok.

Jika kamu sudah masuk dalam list content creator yang dipercaya, kontenmu akan langsung masuk ke medium batch atau bahkan FYP. Untuk itu, kamu memang harus mulai menyusun strategi sejak awal untuk menentukan konten akunmu.

 

Kamu bisa mendapatkan informasi lebih banyak mengenai cara jualan online di TikTok dengan mengikuti Kelas TikTok Premium 4 Business.

Cara agar jualan nembus FYP

Setelah mengetahui algoritma TikTok, langkah selanjutnya adalah kamu harus tahu beberapa trik agar jualanmu ramai dan bisa nembus ke FYP banyak orang. Berikut beberapa tips yang kami berikan di Kelas TikTok Premium 4 Business:

  1. Attention grabbing content

Video yang menarik ini yang gimana sih? Yang bikin viewers bakal stop scrolling dan lihat kontenmu. Bahkan kalau bisa, buat mereka pengen nonton videomu lebih dari sekali. Gimana caranya? Ambil perhatian viewers dari beberapa detik pertama videomu agar mereka stop scrolling dan nonton apa sih yang kamu tawarin.

  1. 15 detik saja

Durasi video nggak perlu lama-lama, yang penting kualitsnya. Coba deh, kamu sendiri kalau liat konten yang lama, bakal bosen dan lanjut scroll, nggak? Dengan video yang singkat, padat, dan jelas akan membuat viewers merasa cukup mendapatkan informasi.

Kalau akhirnya mereka semakin kepo dengan kontenmu, mereka akan mengunjungi akunmu dan ngepoin lebih lanjut!

  1. Transisi dan storytelling

Menjadi kreatif adalah salah satu syarat agar kamu bisa membuat konten yang menarik dan berbeda dari yang lain. Belajar transisi ini diperlukan agar viewers nggak bosen liat videomu. Bayangkan kalau videomu hanya ada di satu tempat itu terus. Bakal bosen lah ya yang nonton.

Penggunaan storytelling juga diperlukan agar viewers bisa menonton sambil mendengarkan cerita apa sih yang ingin kamu sampaikan.

  1. Goreng interaksi

Ini juga penting banget. Goreng interaksi yang dimaksud adalah kamu meminta viewers untuk melakukan sesuatu. Misal di akhir video, kamu melontarkan pertanyaan, “Nah, kalau kamu sendiri gimana?” Ini akan membuat viewers ingin ikut komen di kontenmu. 


Kami memberikan banyak sekali tips dan panduan untuk berjualan di TikTok di Kelas TikTok Premium 4 Business yang bisa kamu ikuti dengan klik di sini.

Kesempatan Gak Akan Datang 2x Yuk Belajar Cara Jualan Online Di Shopee Gratiss

Kapan Lagi sih Ada yang Mau Kasih Ilmu Jualan Gratis Yukk Daftar Disini

You May Also Like

About the Author: Febram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *