Apa Itu Direct Selling? Ini Penjelasan, Jenis, dan Manfaatnya

by Viki
apa itu direct selling

Dalam berbisnis, ternyata ada berbagai teknik pemasaran yang digunakan. Salah satunya yaitu direct selling atau penjualan langsung dari produsen kepada konsumen. Ini menarik karena direct selling dinilai dapat memberikan berbagai keuntungan bagi bisnis. Itulah mengapa Sobat MEA perlu memahami apa itu direct selling. 

Adapun salah satu keuntungan menggunakan direct selling adalah biaya distribusi yang kecil. Sehingga Sobat MEA dapat menghemat anggaran operasional bisnis. Meskipun terlihat mudah, ada beberapa aspek yang perlu dipelajari mengenai direct selling agar konsumen tertarik untuk bertransaksi dengan produsen.

Apa Itu Direct Selling?

Ingin Tahu Rahasia Direct Selling yang Sukses?

Yuk kupas tuntas bersama seller dan mentor berpengalaman di komunitas belajar jualan online MEA!

Menurut RunSystem, direct selling adalah suatu teknik berjualan di mana produsen berhadapan langsung dengan konsumen. Dalam hal ini, produsen perlu memahami siapa target pasar yang dituju.

Teknik berjualan ini dinilai cukup efektif. Pasalnya produsen dapat bertemu langsung dengan konsumen. Sehingga ini memudahkan produsen untuk memahami kebutuhan konsumen. Ini juga menjadi waktu yang tepat untuk menarik minat konsumen.

Jenis-Jenis Direct Selling

Jasa Optimasi Toko Online Terbaik

Pastikan kamu gandeng partner terpercaya untuk hasilkan metode selling yang memuaskan. Percayakan pada tim optimasi toko online MEA!

Setelah mengetahui apa itu direct selling, Sobat MEA juga harus mengetahui jenis-jenis dari direct selling ini. Diketahui ada 3 jenis direct selling yang dapat digunakan dalam bisnis. Nah, berikut jenis-jenis direct selling:

1. Penjualan Satu Tingkat

2. Pemasaran Berjenjang

Sedangkan jenis direct selling yang kedua ini biasa digunakan oleh bisnis yang menerapkan multi level marketing. Sales akan mencari mitra penjualan sebanyak-banyaknya. Oleh karenanya, selling yang menggunakan jenis ini mendapatkan komisi lebih tinggi.

3. Penjualan Party Plan

Lalu jenis yang ketiga yaitu Penjualan Party Plan. Pebisnis biasanya membuat grup yang berisi daftar konsumen yang relevan dengan produk yang dijual. Lalu mereka akan memasarkan produk di grup tersebut dan akan langsung tersebar ke semua orang yang terkait. 

4 Manfaat Direct Selling

Sama seperti personal selling, ada berbagai manfaat yang bisa kita dapatkan dari menerapkan teknik direct selling ini. Nah berikut ini beberapa di antaranya:

1. Meningkatkan Loyalitas

Direct selling dapat menjalin hubungan dengan pelanggan yang lebih dekat. Dengan begitu, pelanggan pun akan merasa dihargai. Ketika pelanggan merasakan hal-hal positif, mereka akan lebih loyal dan bersedia melakukan repeat order bahkan mempromosikan produkmu kepada orang-orang sekitarnya. 

2. Memahami Kebutuhan Pelanggan

Dengan bertatap muka, Sobat MEA akan mendapatkan informasi dari pelanggan dengan lebih mudah. Sehingga Sobat MEA dapat memahami keinginan konsumen bahkan apa yang dibutuhkan oleh konsumen karena Sobat MEA mendengarkannya langsung. 

3. Mendapatkan Umpan Balik Lebih Mudah

Ada satu manfaat penting yang sangat menguntungan pebisnis dari metode direct selling ini, yaitu kemudahan untuk mendapatkan umpan balik dari konsumen. Jangan salah, kritik dan saran dari mereka dapat menjadi catatan dan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas produk. 

4. Meminimalisir Biaya Operasional

Kelebihan Direct Selling

Melihat dari manfaat tersebut, tentunya datang dari kelebihan yang dimiliki oleh direct selling. Ya, ada beberapa kelebihan direct selling yang perlu Sobat MEA ketahui, antara lain:

1. Margin Keuntungan Lebih Besar

Ya, direct selling memberikan peluang untuk Sobat MEA mendapat keuntungan yang lebih besar. Ini dikarenakan minimnya biaya pemasaran dan biaya pemeliharaan toko. Sehingga margin keuntungan bisa menjadi lebih besar bagi bisnis. 

2. Tertuju ke Target Pasar

Karena produsen dapat bertemu langsung, maka bisa dikatakan pebisnis dapat langsung menuju target pasar. Bahkan pebisnis tidak perlu biaya iklan untuk menentukan target pasar yang sesuai.

3. Konsumen Lebih Puas

Kelebihan lainnya yaitu dapat membuat konsumen lebih puas. Selain mereka bisa lebih dekat dengan produsen, mereka juga mendapatkan kemudahan untuk memberikan feedback. Bukankah hal ini juga yang diincar oleh para pebisnis?

Kekurangan Direct Selling

Sama seperti metode bisnis lainnya, direct selling juga memiliki kekurangan yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Jangkauan Pasar Terbatas

Meskipun Sobat MEA dapat menentukan target pasar, sayangnya offline memiliki jangkauan pasar yang tidak seluas online. Terlebih karakteristik konsumen yang berbeda-beda. Sobat MEA dapat menghabiskan banyak waktu untuk satu konsumen saja. Itulah mengapa jangkauan pasar penjualan offline menjadi terbatas. 

2. Lebih Sering Mendapatkan Penolakan

Direct selling riskan mendapatkan penolakan dari konsumen. Hal ini dikarenakan maraknya penjualan online dengan kemudahan dan penawaran yang lebih banyak. Itulah mengapa pembelian offline mulai ditinggalkan. Maka wajar jika direct selling kerap mendapatkan penolakan dari konsumen

3. Membutuhkan Waktu dan Konsistensi

Jadi, begitulah penjelasan mengenai apa itu direct selling beserta jenis-jenis, manfaat, hingga kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui. Semoga artikel ini dapat membantumu mempertimbangkan metode penjualan yang cocok untuk bisnis!

You may also like

Leave a Comment