Apa itu Bisnis Model Canvas? Penjelasan dan 9 Elemennya!

cara mendapatkan traffic dari pinterest

Sebagai pebisnis, Sobat MEA tentu ingin menjadikan bisnis lebih cepat sukses. Dalam hal ini, Sobat MEA tentu butuh mengelola bisnis dengan sebaik-baiknya. Ada berbagai strategi yang perlu dijalankan untuk mencapai kesuksesan. Salah satunya Canvas. Apa itu bisnis model Canvas? Yuk, kepoin penjelasannya di artikel ini. 

Agar bisnis dapat berjalan dengan baik, diperlukan orang-orang yang dapat membantumu secara kompeten. Sebuah bisnis tentu saja membutuhkan strategi, manajemen, dan sistem yang memudahkan mereka bisa bekerja efektif dan sesuai dengan tujuan perusahaan. Nah, salah satu model bisnis yang bisa diterapkan adalah business model Canvas.

Table of Contents

Apa itu Bisnis Model Canvas?

Ingin Bisnis Terus Berkembang Pesat?
Yuk optimalkan bareng seller berpengalaman di komunitas bisnis MEA!

Melansir laman GreatNusa, bisnis model Canvas adalah alat yang digunakan sebagai strategi manajemen untuk menerjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur, dan keuangan dalam bentuk elemen visual.

Di dalamnya, business model Canvas memiliki konsep yang mengandalkan gambaran ide, sehingga tim bisnis mendapatkan pemahaman yang sama tentang jenis pelanggan, pengeluaran, cara kerja perusahaan, dan lain sebagainya.

9 Elemen Bisnis Model Canvas

Setelah memahami apa itu bisnis model Canvas, Sobat MEA juga perlu mengetahui bahwa ada sembilan elemen penting dalam business Model Canvas yang berhubungan dengan bisnis tersebut, yaitu:

  1. Customer Segment
  2. Value Propositions
  3. Channel
  4. Customer Relationship
  5. Revenue Streams
  6. Key Activities
  7. Key Resources
  8. Key Partners
  9. Cost Structure

Untuk memahami lebih jelas mengenai elemen-elemen tersebut hingga Sobat MEA dapat memvisualisasikan ide dan konsep bisnis secara terstruktur, berikut uraian lengkapnya:

1. Customer Segment

Dalam elemen customer segment, artinya Sobat MEA perlu menentukan segmen pengguna yang bisa menjadi target bisnis. Target konsumen ini bisa dibagi menjadi beberapa kategori sesuai kebutuhan, seperti usia, gender, hobi hingga tingkat konsumerisme.

2. Value Proposition

Value proposition merupakan nilai jual produk atau layanan yang dapat menjadi bahan pertimbangan pelanggan untuk membelinya dari tokomu. Nah, jika value tersebut dibutuhkan oleh mereka, maka produk atau layananmu akan dibeli. 

Dalam Business model Canvasvalue proposition menduduki posisi yang penting. Hal ini dapat memberikan solusi atas masalah yang dihadapi, baik solusi yang belum pernah ada atau atau solusi dengan pendekatan baru yang lebih efektif. Dalam hal ini, cobalah untuk menciptakan nilai jual yang unik dari apa yang dijual. 

3. Channel

Kemudian ada channel dalam business model Canvas sebagai sarana interaksi antara pelanggan dengan bisnismu, baik untuk tujuan promosi, membeli produk dan layanan, hingga menjawab keluhan atau pertanyaan yang diajukan.

Contoh business model Canvas yang paling umum dari channel adalah media sosial di mana penjual dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk berbagi informasi penting atau menanggapi keluhan yang bisa dihadapi. 

4. Customer Relationship

Sementara itu, customer relationship dapat membantumu memilih strategi yang tepat. untuk berinteraksi dengan pelanggan. Ini bukan hanya tentang waktu yang tepat untuk memasarkan produk, tapi juga cara menanggapi keluhan mereka tetap kembali untuk membeli produk atau layanan.

5. Revenue Streams

Saatnya dapatkan omzet melimpah di tahun 2024!
Yuk langsung konsultasi dan ketahui potensi bisnis kamu bareng tim digital marketing MEA sekarang juga!

Kemudian ada revenue streams yang merupakan sumber pendapatan dari perusahaan. Dalam hal ini, Sobat MEA perlu tahu bagaimana Sobat MEA dapat menghasilkan sumber tersebut. 

6. Key Activities

Selanjutnya, ada juga key activities yang mencakup semua aktivitas yang berhubungan dengan produktivitas bisnis dan produk yang dijual, di mana bertujuan untuk menghasilkan value proposition dari produk tersebut.

7. Key Resource

Selain itu, ada key resources yang berisi daftar sumber daya yang harus direncanakan dan direalisasikan oleh pebisnis untuk mendapatkan value proposition. Dengan kata lain, elemen ini dapat membantu key activities dapat berjalan dengan baik. 

8. Key Partners

Sobat MEA juga perlu Key partners sebagai daftar sumber daya yang berasal dari luar untuk membuat model bisnis yang sedang Sobat MEA jalankan juga dapat berdungsi. 

9. Cost Structure

Pastikan Sobat MEA juga sudah menyusun struktur keuangan atau skema keuangan yang membiayai operasional perusahaan. Tentukan berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan untuk menjalankan kegiatan bisnis per hari, sumber daya yang digunakan, hingga harga pemasaran produk tersebut. 

Demikian penjelasan mengenai apa itu bisnis model Canvas yang dapat menjadi teknik yang efektif dalam perusahaan karena membantu memetakan bisnis secara terstruktur. Bahkan Sobat MEA dapat menggunakan model bisnis ini untuk mengubah ide menjadi hal yang konkret. Semoga bermanfaat!

You May Also Like

About the Author: Viki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.