Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Komunitas MEA
Komunitas MEA
  • Homepage
  • About Us
  • Cara Memulai Jadi Affiliate
  • Gabung MCN MEA
  • Program & Campaign MEA
  • Jadwal Training MCN MEA
Home » Cara Memulai Affiliate » Halaman 9
Category:

Cara Memulai Affiliate

Apakah Klik Link Shopee Affiliate Dapat Komisi
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

Apakah Klik Link Shopee Affiliate Dapat Komisi? Kreator Baru Wajib Tahu!

by Insan Fazrul September 9, 2025
written by Insan Fazrul

Bagi affiliator Shopee pemula, sering muncul rasa penasaran, apakah klik link Shopee Affiliate dapat komisi?

Pertanyaan ini wajar sekali, alasannya karena banyak yang masih bingung bagaimana sebenarnya sistem perhitungan komisi di program afiliate Shopee.

Sebagian orang mengira cukup dengan klik link, sudah bisa menghasilkan uang, sementara yang lain percaya kalau komisi hanya muncul ketika terjadi transaksi.

Ditambah lagi, kalau melihat affiliator senior yang tampak “mudah” mendapatkan penghasilan, semakin banyak pemula yang bertanya-tanya tentang mekanismenya.

Nah, supaya tidak salah paham, di artikel ini Sobat MEA akan dibimbing untuk memahami apakah hanya klik link Shopee Affiliate bisa menghasilkan komisi atau ada syarat lain yang perlu dipenuhi.

Catat baik-baik!

Apakah Klik Link Shopee Affiliate Dapat Komisi?

Kalau kamu ingin tahu cara yang lebih efektif untuk meningkatkan penjualan sebagai Shopee Affiliate, jangan jalan sendiri

Gabung bareng MCN MEA dan dapatkan pendampingan langsung dari tim berpengalaman!
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

Apakah klik link Shopee Affiliate dapat komisis? Jawabannya bisa iya dan tidak.

Iya, jika orang yang mengklik link Shopee Affiliate tersebut benar-benar melanjutkan dengan melakukan pembelian atau transaksi.

Dari situlah komisi akan dihitung dan masuk ke akun affiliator sehingga nanti komisinya dapat dicairkan.

Tidak, bila orang tersebut hanya sekadar mengklik link tanpa melakukan pembelian apa pun.

Klik saja tidak cukup untuk menghasilkan komisi.

Sampai di sini mengerti, kan? Sistem kerja di ini pun berlaku untuk platform lainnya.

Sistem Komisi Shopee Affiliate

Besaran komisi Shopee Affiliate berbeda-beda, tergantung kategori produk dan ketentuan yang berlaku. Untuk skema komisi selengkapnya kamu bisa cek link ini.

Sebagai gambaran sederhana, mari kita ambil contoh komisi 5%.

Misalnya, kamu berhasil merekomendasikan produk seharga Rp200.000 lewat link Shopee Affiliate.

Andai produk tersebut punya komisi 5%, kamu akan mendapatkan Rp10.000 dari transaksi itu.

Dari contoh di atas bisa dipahami, semakin tinggi harga produk yang terjual, besar pula komisi yang kamu terima.

Namun, tentu saja kunci utamanya tetap ada pada seberapa efektif kamu mendorong orang untuk benar-benar membeli lewat link affiliate yang dibagikan.

Cara Meningkatkan Pembelian di Link Shopee Affiliate

Agar link Shopee Affiliate yang kamu bagikan tidak hanya diklik, tapi juga menghasilkan komisi, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Tentukan Niche yang Spesifik

Dengan fokus pada niche tertentu, kamu bisa lebih konsisten dalam membuat konten dan membangun identitas sebagai “ahli” di bidang tersebut.

Misalnya, kalau kamu memilih niche skincare, audiens akan lebih percaya setiap rekomendasi produk perawatan kulit yang kamu bagikan.

2. Memahami Kebutuhan Audiens

Jangan asal pilih produk, tapi pahami dulu apa yang sering dikeluhkan audiensmu.

Contoh, jika targetmu mahasiswa, mereka biasanya mencari produk yang murah, praktis, tapi tetap berkualitas.

Memahami kebutuhan audiens penting supaya kontenmu terasa lebih personal dan relatable.

3. Coba Banyak Produk Sesuai Niche

Setiap audiens punya preferensi berbeda, jadi penting untuk mencoba beragam produk di niche yang sama.

Dari situ, kamu bisa menganalisis mana yang performanya bagus, misalnya dilihat dari jumlah klik dan pembelian.

Semakin banyak percobaan, kian cepat kamu menemukan “produk andalan” untuk dipromosikan.

4. Rajin Upload Video Konten di Shopee

Mau hasil affiliate lebih maksimal? Gabung aja ke MCN MEA!

Kamu akan dibimbing step by step supaya penjualan lewat link Shopee Affiliate makin kencang
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

Algoritma Shopee cenderung mengutamakan kreator yang aktif dan konsisten upload.

Jadi, rajinlah upload video.

Konsisten pun membuat kontenmu muncul di beranda audiens.

Supaya lebih optimal, sesuaikan konten dengan tren agar lebih mudah menarik perhatian.

5. Usahakan Membuat Konten yang Berkualitas

Kualitas konten berpengaruh besar pada kepercayaan audiens.

Video dengan pencahayaan bagus, audio yang jelas, serta penyampaian yang rapi akan membuat audiens betah menonton sampai habis.

Ingat, kesan pertama dari kualitas konten bisa langsung menentukan apakah orang tertarik klik link atau tidak.

6. Coba Juga dengan Fitur Live

Live memberi kesempatan untuk membangun interaksi langsung, sehingga audiens merasa lebih dekat denganmu. Kamu bisa langsung menjawab pertanyaan seputar produk dan memberikan rekomendasi real-time.

Selain itu, biasanya Shopee juga memberi promo tambahan saat live yang bisa meningkatkan peluang pembelian.

7. Review dengan Jujur

Audiens sekarang semakin cerdas dan bisa membedakan review asli dengan yang dibuat-buat.

Dengan memberikan review yang jujur, termasuk menyebutkan kekurangan produk, justru audiens akan lebih percaya.

Kepercayaan tersebut bisa membuat mereka lebih loyal dan sering klik link affiliate yang kamu bagikan.

8. Pentingnya Konsistensi dan Kesabaran

Komisi dari Shopee Affiliate biasanya tidak datang secara instan.

Banyak affiliator pemula merasa cepat putus asa karena sudah rajin share link, tapi belum juga terlihat hasil yang signifikan.

Padahal, kunci utama ada pada konsistensi dalam membangun kepercayaan audiens dan kesabaran dalam mengasah kualitas konten.

Ingat, audiens butuh waktu untuk mengenal siapa kamu, mempercayai rekomendasi yang kamu berikan, hingga akhirnya mau melakukan pembelian lewat link yang dibagikan.

Proses itu tidak bisa dipaksakan dalam sehari dua hari, melainkan butuh perjalanan.

Jadi, jangan cepat menyerah. Anggap setiap klik, komentar, atau interaksi kecil sebagai langkah maju menuju hasil yang lebih besar di kemudian hari.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, jelas bahwa klik link Shopee Affiliate saja tidak otomatis menghasilkan komisi.

Komisi baru akan masuk jika orang yang mengklik link benar-benar melanjutkan ke tahap pembelian.

Besarnya komisi pun bervariasi, tergantung kategori produk dan persentase yang berlaku, misalnya 5% dari nilai transaksi.

Bagi affiliator pemula, kamu perlu memahami sistem ini agar tidak salah ekspektasi.

Fokuslah pada upaya meningkatkan pembelian lewat strategi yang tepat, seperti memilih niche yang spesifik, memahami kebutuhan audiens, rutin membuat konten berkualitas, memanfaatkan fitur live, hingga selalu jujur dalam memberikan review.

Terakhir, ingat bahwa perjalanan sebagai affiliator membutuhkan konsistensi dan kesabaran.

Hasil mungkin tidak instan, tapi dengan strategi yang tepat dan usaha terus-menerus, peluang mendapatkan komisi secara rutin akan semakin terbuka.

Itulah jawaban dari pertanyaan apakah klik link Shopee Affiliate dapat komisi. Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

September 9, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Cara promosi Shopee Affiliate di Instagram
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

8 Cara Promosi Shopee Affiliate di Instagram agar Banyak Penjualan

by Insan Fazrul Agustus 21, 2025
written by Insan Fazrul

Cara promosi Shopee Affiliate di Instagram tampak mudah. Namun, kamu perlu strategi khusus agar orang benar-benar membeli produk lewat link afiliasi yang dibagikan.

Sobat MEA, apakah kalian mengikuti program Shopee Affiliate?

Untuk mendapatkan penjualan, selain promosi di platform Shopee, kamu dapat memanfaatkan Instagram.

Sebab, Instagram jadi salah satu platform media sosial yang penggunanya banyak di Indonesia.

Menurut data, pengguna Instagram di Indonesia sekitar 108,05 juta per awal 2025.

Jumlah tersebut jadi yang terbanyak nomor 4 di dunia.

Walau begitu, tak semua orang tahu cara promosi Shopee Affiliate di Instagram.

Nah, artikel ini akan memberikan strategi khusus untuk melakukan promosi Shopee Affiliate di platform tersebut. Simak baik-baik!

Table of Contents

Cara Promosi Shopee Affiliate di Instagram dengan Tepat

Kalau kamu ingin hasil promosi Shopee Affiliate lebih maksimal dan terarah, jangan jalan sendiri

Gabung ke MCN MEA dan dapatkan bimbingan langsung biar cuan makin lancar 🚀
KLIK INI UNTUK GABNG MCN MEA!

1. Akun Instagramnya Jangan Dikunci

Kalau niat promosi, pastikan akunmu terbuka (public).

Kenapa? Karena kalau akun dikunci, orang yang belum follow tak bisa lihat postingan atau konten kamu.

Padahal, promosi butuh exposure seluas mungkin.

Dengan akun terbuka, peluang postinganmu masuk ke Explore atau ditemukan lewat hashtag jadi lebih besar.

2. Buat Konten Berkualitas

Kemudian, jangan asal upload foto produk!

Buat konten yang menarik, relevan, dan berkualitas.

Misalnya, bikin review jujur, tutorial pemakaian, atau tips bermanfaat yang nyambung dengan produk affiliate kamu.

Konten yang “niat” bakal lebih dipercaya dan bikin audiens penasaran untuk klik link affiliate yang kamu taruh.

3. Manfaatkan Fitur Instagram

Jangan cuma fokus di feed. Maksimalkan fitur lain kayak Story dan Reels.

  • Story: bisa buat promo cepat, update flash sale, atau share testimoni.
  • Reels: cocok banget untuk konten kreatif singkat yang bisa viral.

Misalnya, video “before-after”, konten lucu, atau tips singkat.

Semakin banyak format konten kamu coba, kian luas jangkauan promosi yang bisa didapat.

4. Sematkan Link Shopee di Bio Instagram

Mau Shopee Affiliate kamu makin optimal?

Yuk, gabung MCN MEA! Ada arahan strategi, campaign eksklusif, sampai tips bikin konten yang jualan banget
KLIK INI UNTUK GABNG MCN MEA!

Cara promosi Shopee Affiliate di Instagram berikutnya ialah jangan lupa untuk menyematkan link

Selain di story, instagram memberi tempat lain untuk menaruh link aktif, yaitu di bio.

Jadi, usahakan link Shopee Affiliate kamu selalu ada di sana.

Biar lebih rapih, kamu bisa pakai linktree atau tools sejenis, jadi link-nya bisa menampilkan beberapa produk sekaligus.

5. Buat CTA yang Jelas

Call to Action atau CTA itu penting banget.

Jangan cuma kasih informasi produk, tapi ajak audiens buat langsung klik link.

Misalnya, “Klik link di bio untuk dapetin diskon sekarang!” atau “Cek produknya di link bio sebelum kehabisan!”.

CTA yang jelas bisa mendorong orang buat ambil tindakan.

6. Sematkan Hashtag yang Relevan

Hashtag itu ibarat jalan masuk buat orang baru menemukan konten kamu.

Gunakan hashtag yang relevan dengan produk atau niche yang kamu promosikan.

Misalnya kalau jualan skincare, bisa pakai #SkincareIndonesia, #ReviewSkincare, atau #ShopeeHaul.

Tapi ingat, jangan spam terlalu banyak hashtag, pilih yang paling tepat dan sesuai.

7. Pilih Produk yang Benar-Benar Dibutuhkan

Promosi bakal lebih gampang kalau produk yang kamu pilih memang dibutuhkan banyak orang.

Misalnya, barang-barang sehari-hari, skincare, fashion, atau produk viral yang lagi hype.

Produk yang relevan dengan kebutuhan audiens biasanya punya konversi lebih tinggi, jadi peluang cuan makin besar.

8. Gabung MCN agar Lebih Terarah

Jika masih bingung strategi promosi atau mau lebih cepat berkembang, gabung ke MCN (Multi Channel Network) bisa jadi pilihan tepat.

Dengan bergabung ke MCN, kamu bisa dapet arahan langsung, akses ke campaign eksklusif, bahkan bimbingan cara bikin konten yang lebih menjual.

Bahkan, pihak MNC biasanya akan memberikan rekomendasi produk yang sesuai dengan niche kamu.

Kesimpulan

Promosi Shopee Affiliate di Instagram bukan cuma soal rajin posting, tapi juga pintar memanfaatkan fitur dan strategi.

Mulai dari membuka akun, bikin konten berkualitas, pakai CTA jelas, sampai memilih produk yang tepat, semua itu bisa meningkatkan hasil promosi kamu.

Dan kalau mau lebih cepat berkembang, gabung MCN bisa jadi langkah cerdas biar promosi kamu lebih terarah dan hasilnya makin maksimal.

Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Agustus 21, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Ide Konten Affiliate TikTok
Cara Memulai AffiliateTikTokTikTok Affiliate

5 Ide Konten Affiliate TikTok untuk Pemula yang Memikat!

by Insan Fazrul Agustus 19, 2025
written by Insan Fazrul

Berikut beberapa ide konten affiliate TikTok yang bisa dijadikan referensi untukmu. Idenya segar dan sedang tren di tahun ini!

TikTok saat ini bukan hanya dikenal sebagai platform hiburan, tetapi juga sudah berkembang menjadi salah satu tempat paling potensial untuk berbisnis.

Melalui program TikTok Affiliate, siapa pun bisa mempromosikan produk dan memperoleh komisi dari setiap transaksi yang terjadi lewat link afiliasi mereka.

Inilah alasan mengapa banyak orang memilih menjadi affiliate di TikTok.

Selain jumlah penggunanya yang sangat besar, TikTok juga disebut sebagai “super app” karena audiens bisa langsung berinteraksi dengan konten sekaligus melakukan pembelian tanpa harus keluar dari aplikasi.

Namun, di balik peluang besar tersebut, banyak affiliate, khususnya pemula, masih merasa bingung ketika harus membuat konten yang menarik.

Padahal, keberhasilan promosi sangat bergantung pada kreativitas dalam menghadirkan konten yang mampu menarik perhatian audiens.

Untuk itu, dalam artikel ini akan dibahas berbagai ide konten affiliate TikTok yang bisa menjadi inspirasi.

Lewat ide-ide berikut, kamu dapat lebih mudah mengembangkan strategi promosi yang sesuai dengan produk yang dipromosikan!

Table of Contents

Referensi Ide Konten Affiliate TikTok

Mau ide konten affiliate TikTok yang nggak ada habisnya?

Gabung aja ke MCN MEA!
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

1. Konten dengan Hook yang Kuat

Referensi ide konten affiliate TikTok yang pertama sudah tentu konten dengan hook yang sangat kuat atau memikat.

Ini penting, sebab di TikTok, tiga detik pertama sangat menentukan apakah audiens akan lanjut menonton atau langsung scroll.

Karena itu, konten affiliate harus diawali dengan hook yang kuat.

Hook bisa berupa pertanyaan singkat, fakta mengejutkan, atau kalimat yang langsung menyentuh kebutuhan audiens.

Misalnya, “Capek muka kusam padahal udah coba banyak skincare?” atau “Tau nggak kalau produk ini bisa bikin kerjaan kamu lebih simpel?”

Pokoknya, usahakan buat hook yang kuat, cara tersebut bisa memperbesar peluang audiens melihat videomu sampai akhir.

2. Konten Before dan After

Format before–after termasuk salah satu ide konten affiliate TikTok yang paling mudah menarik perhatian.

Konsepnya sederhana, tampilkan kondisi sebelum menggunakan produk, lalu bandingkan dengan hasil setelah menggunakannya.

Visual perbedaan mampu memancing rasa penasaran sekaligus memberikan bukti nyata manfaat produk.

Contohnya, perbedaan kulit sebelum dan sesudah memakai skincare, atau hasil dapur yang lebih rapi setelah memakai produk pembersih tertentu.

3. Konten yang Memunculkan Permasalahan dari Produk yang Kamu Jual

Jenis teknik storytelling yang paling efektif adalah dengan memunculkan masalah yang relevan bagi audiens.

Ketimbang langsung menunjukkan produk, kamu bisa mulai dengan menggambarkan problem yang kerap dihadapi target market.

Misal, “pernah nggak sih badan gampang capek padahal baru setengah hari kerja?”.

Baru setelah itu, kamu masuk ke solusi dengan memperkenalkan produk affiliate yang kamu promosikan.

Dengan cara ini, audiens akan merasa produkmu benar-benar relevan dengan kebutuhan mereka.

4. Konten yang Sedang Tren

TikTok dikenal dengan konten tren cepat bergulir, mulai dari audio viral, filter populer, hingga gaya editing tertentu.

Sebagai affiliate, kamu bisa memanfaatkan tren untuk memperbesar peluang masuk FYP.

Misalnya, menggabungkan produk yang kamu promosikan dengan sound viral atau tren challenge yang sedang ramai.

Meski begitu, pastikan tren yang kamu pilih tetap sesuai dengan karakter produk, agar pesan promosi tetap tersampaikan dengan jelas.

5. Konten yang Berasal dari Komentar Audiens

Ide konten affiliate TikTok terakhir ialah dengan berinteraksi.

Konten jenis ini pun efektif membangun engagement.

Kamu bisa memanfaatkan komentar yang masuk di video sebelumnya sebagai bahan konten baru.

Komentar itu bisa muncul ketika ada audiens yang bertanya soal cara pakai produk, perbedaan ukuran, atau testimoni dari pengguna lain.

Dengan menjawab melalui konten video, kamu tidak hanya memberikan informasi tambahan, tetapi juga menunjukkan bahwa kamu peduli dan responsif terhadap audiens.

Strategi ini bisa meningkatkan kepercayaan sekaligus memperkuat peluang penjualan.

Tips Membuat Konten Affiliate TikTok

Butuh panduan bikin konten affiliate yang cuan?

Solusinya, GABUNG MCN MEA!
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh affiliate pemula, ketika mereka hanya membuat 1–3 konten untuk satu produk, lalu berhenti karena merasa sudah cukup.

Padahal, kunci sukses affiliate di TikTok adalah konsistensi dan variasi konten.

Setiap produk punya banyak sisi menarik yang bisa diangkat menjadi konten. Misalnya:

  • Hari ini kamu bisa angkat dari sisi manfaat produk.
  • Besok bisa bikin konten perbandingan dengan produk lain.
  • Lain waktu bisa menonjolkan testimoni pengguna atau cerita personal pengalamanmu.

Dengan begitu, audiens tidak hanya melihat promosi yang berulang-ulang, tetapi juga mendapatkan berbagai perspektif yang memperkuat alasan untuk membeli.

Semakin banyak variasi konten yang dibuat untuk satu produk, kian besar pula peluang produk tersebut dilihat oleh audiens yang berbeda.

Ingat, algoritma TikTok bekerja dengan cara mendorong konten ke berbagai segmen audiens.

Jadi, satu produk = banyak konten adalah strategi yang wajib dilakukan agar hasil affiliate lebih optimal.

Itulah ide konten affiliate TikTok yang bisa dijadikan referensi. Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Agustus 19, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Kerja Affiliate Skincare
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

Cara Kerja Affiliate Skincare ala Top Kreator di Shopee yang Punya Omzet Rp3 M per Bulan!

by Insan Fazrul Agustus 18, 2025
written by Insan Fazrul

Cara kerja affiliate skincare sangatlah menjanjikan, khususnya di Shopee. Bahkan, salah satu top creator di Shopee dengan niche skincare beauty pernah berhasil raup Rp3 miliar dalam 1 bulan. Berikut ceritanya!

Produk skincare sudah kayak kebutuhan sehari-hari buat banyak orang di Indonesia.

Tidak hanya perempuan, sekarang laki-laki pun makin peduli sama perawatan kulit.

Tak heran jika skincare selalu jadi salah satu kategori produk yang penjualannya paling tinggi di marketplace.

Buktinya, menjelang Lebaran tahun 2024 kemarin, ada data yang memperlihatkan total penjualan skincare di tiga platform besar, Shopee, Tokopedia, dan Blibli, hampir tembus Rp3 triliun.

Angka yang gila banget, kan?

Itu artinya, pasar skincare di Indonesia masih terbuka lebar dan selalu punya demand besar.

Nah, peluang ini yang ditangkap sama pasangan suami istri, Novi dan Gani.

Mereka mulai fokus kerja affiliate skincare di Shopee sejak Oktober 2023.

Meski baru satu setengah tahun, Novi dan Gani catat hasil luar biasa.

Dari akun Ng_Cosmetics yang mereka kelola, omzet penjualan pernah mencapai Rp3 miliar hanya dalam satu bulan.

Kebayang, betapa besar potensi affiliate di niche skincare ini kalau dijalani dengan strategi yang tepat?

Bila Sobat MEA penasaran gimana langkah-langkah Novi dan Gani bisa segitu suksesnya, ceritanya udah kita rangkum lengkap di sini!

Table of Contents

Cara Kerja Affiliate Skincare ala Top Kreator di Shopee

Ingin juga dibimbing supaya hasil kerja affiliate skincare kamu lebih optimal?

Yuk, gabung ke MCN MEA sekarang!
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

1. Pasarnya Produk Skincare Sangat Besar!

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, produk skincare punya pasar yang sangat luas di Indonesia.

Minat masyarakat terhadap perawatan kulit begitu tinggi, baik untuk kebutuhan sehari-hari hingga demi kebutuhan gaya hidup.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh pasangan suami istri, Novi dan Gani.

Menurut Novi, skincare adalah produk yang nyaris selalu laku karena erat kaitannya dengan kebutuhan wanita.

“Karena memang kalau cewe hobinya kan beli skincare, kalau cewe pengen cantik, jadi berapapun dibeli,” ungkap Novi dalam podcast MEA Affiliate Partner.

Produk yang mereka jual juga bervariasi, mulai dari harga Rp15 ribu-an hingga Rp200 ribu-an.

Dengan rentang harga yang cukup luas, target pasarnya juga semakin besar.

Hasilnya, omzet penjualan dari akun Ng_Cosmetics pernah menembus Rp3 miliar hanya dalam satu bulan.

2. Mengoptimalkan Fitur Live di Shopee

Sebagai affiliate, Novi dan Gani memanfaatkan dua fitur utama di Shopee, yakni live dan video.

Dari keduanya, fitur live terbukti menjadi yang paling powerfull karena hampir 90% omzet mereka berasal dari fitur ini.

Mereka bahkan berani menjalankan strategi ekstrem, live 24 jam penuh. Hasilnya? Ribuan transaksi bisa tercatat hanya dalam sehari.

“Kalau sekarang fokusnya live, jadi masih [omzetnya] gedean live,” ungkap Novi.

Tentunya, live 24 jam bukan hal mudah.

Untuk mengatur ritme, Novi dan Gani menyiapkan 4 host utama yang masing-masing bertugas 6 jam, plus 1 host cadangan untuk berjaga-jaga jika ada yang berhalangan.

Dari sisi teknis, mereka juga menyiapkan perangkat dengan detail, mulai dari penggunaan phone cooler, kipas angin, hingga ruangan ber-AC supaya HP tidak mudah panas.

“1 orang host cadangan kalau gak ada yg masuk, jadi 1 akun ada 5 orang,” tambah Gani.

3. Kenapa Memilih Shopee?

Mau serius jadi affiliate skincare tapi masih bingung mulai dari mana?

Tenang, kamu bisa gabung ke MCN MEA. Ada tim yang siap dampingi sampai hasilmu makin maksimal
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

Sebenarnya, pasar di TikTok Shop juga tidak kalah luas. Namun Novi dan Gani lebih memilih fokus ke Shopee dengan alasan yang cukup sederhana: pengguna Shopee datang dengan niat belanja.

“Kalau ke Shopee orang-orang itu langsung gak ada ini itu, langsung belanja,” ungkap Novi.

Selain itu, Shopee kini berkembang menjadi superapps dengan basis pengguna yang sangat besar, sehingga peluang penjualan juga semakin tinggi.

4. Tips Kerja Affiliate Skincare

Bagi Sobat MEA yang tertarik menekuni kerja affiliate skincare, Novi dan Gani punya beberapa tips berharga:

Coba produknya terlebih dulu.
Jangan asal pilih. Menurut mereka, produk yang bagus biasanya bisa dirasakan langsung.

“Kalau produk sih dicoba-coba dulu aja, [sama pilih] yang hits sekarang, kalau bagus di gas terus, kalau kurang jalan yg diganti,” jelas keduanya.

Konsistensi adalah kunci.
Menurut mereka, kerja affiliate butuh komitmen. Semakin konsisten, semakin besar hasil yang didapat.

Manfaatkan MCN (Multi Channel Network).
Dukungan MCN dirasakan sangat membantu. Mereka sering mendapat masukan dan arahan agar strategi lebih tepat sasaran.

Meski begitu, bukan berarti perjalanan selalu mulus. Ada dua tantangan utama yang mereka hadapi:

  • Traffic akun bisa turun sewaktu-waktu. Kadang akun ramai (gacor), lalu tiba-tiba traffic anjlok dalam seminggu.
  • Kebijakan platform yang sering berubah. Mereka harus cepat beradaptasi setiap kali aturan baru muncul.

“Ketika kadang ada masa akun traffic turun. Emang sih karena kebanyakan gacor, tapi ada dalam seminggu tiba tiba turun, [itu membuat] kita bingung. Kemudian, [tantangan selanjutnya], karena kebijakan berubah-ubah, kalau berubah [kita harus] adaptasi lagi,” pungkas mereka berdua.

Itulah gambaran nyata kerja affiliate skincare yang sukses dijalani oleh Novi dan Gani di Shopee.

Dengan strategi live yang konsisten, pemilihan produk yang tepat, serta dukungan tim, omzet miliaran rupiah pun bisa diraih.

Apakah kamu juga tertarik mengikuti jejak mereka?

Agustus 18, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Cara Pecah Telur TikTok Affiliate
Cara Memulai AffiliateTikTokTikTok Affiliate

5 Cara Pecah Telur TikTok Affiliate untuk Para Pemula!

by Insan Fazrul Agustus 14, 2025
written by Insan Fazrul

Cara pecah telur TikTok Affiliate tentu tidak mudah. Namun, bukan hal mustahil jika kamu tahu strateginya!

Program affiliate kini semakin populer dan banyak dilirik oleh berbagai kalangan untuk menambah penghasilan.

Alasannya sederhana, sebab kamu tak usah membuat atau memiliki produk sendiri.

Cukup mempromosikan produk milik orang lain di media sosial, dan setiap penjualan yang terjadi lewat link yang kamu sematan akan menghasilkan komisi.

Namun, meski terdengar mudah, praktiknya tidak sesimpel itu.

Tantangannya mulai dari membuat konten yang menarik, memilih produk yang tepat, hingga bersaing dengan banyak kreator lain yang menawarkan hal serupa.

Bagi pemula, tantangan pertama yang harus dihadapi adalah “pecah telur”, istilah untuk mendapatkan penjualan pertama di TikTok Affiliate.

Nah, di artikel ini kita akan membahas cara pecah telur TikTok Affiliate yang bisa langsung kamu terapkan, bahkan jika baru mulai hari ini. Simak baik-baik!

Table of Contents

Cara Pecah Telur TikTok Affiliate

Mau cepat pecah telur di TikTok Affiliate?

Gabung MCN MEA dan dapat bimbingan sampai berhasil!
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

1. Bangun Personal Branding

Sebelum berpikir soal jualan, kamu perlu membuat audiens mengenal dan percaya sama kamu terlebih dahulu.

Personal branding di TikTok atau bahkan Shopee bukan cuma soal punya profil yang rapi, tapi juga bagaimana kamu memposisikan diri di niche tertentu.

Misalnya, kamu ingin dikenal sebagai reviewer skincare, pecinta fashion, atau pemburu promo.

Semakin kuat citra kamu, kian mudah audiens percaya dan klik link produk yang direkomendasikan.

2. Temukan Produk yang Tepat

“Pecah telur” di TikTok Affiliate sangat bergantung pada pemilihan produk.

Produk yang tepat punya peluang besar untuk masuk FYP dan menarik pembeli.

Kalau konten kamu viral, penjualan ratusan bahkan jutaan rupiah bukan hal mustahil.

Tipsnya, fokus pada 1 produk, lalu buat minimal 15 konten dengan berbagai angle dan format.

Pendekatan itu akan meningkatkan peluang produk tersebut dilihat oleh audiens yang berbeda-beda.

3. Gunakan Storytelling Saat Promosi

Orang lebih mudah tertarik dengan cerita ketimbang sekadar melihat gambar produk.

Storytelling membuat audiens merasa dekat, relate, dan percaya.

Misalnya, ceritakan pengalaman pribadi saat memakai produk, masalah yang kamu hadapi sebelumnya, lalu bagaimana produk itu membantu.

Jika kamu bisa menciptakan alur yang netral, semakin besar peluang penonton untuk klik link affiliate yang disematkan.

4. Temukan Unique Selling Point (USP) Produk

Setiap produk pasti punya keunggulan yang membedakannya dari kompetitor.

USP inilah yang perlu kamu tonjolkan di konten.

Bisa dari kualitas bahan, fitur unik, harga yang lebih murah, atau manfaat spesifik yang jarang dimiliki produk lain.

Kalau USP sudah jelas, kamu bisa membuat pesan yang lebih tajam dan memancing rasa penasaran audiens.

5. Gabung ke MCN untuk Bimbingan dan Akses Produk Unggulan

Cara pecah telur TikTok Affiliate terakhir ialah dengan bergabung ke MCN.

Bergabung dengan MCN (Multi Channel Network) bisa mempercepat perjalanan kamu sebagai affiliator.

Sebab, MCN akan memandu kamu agar strategi promosi lebih terarah, memberikan feedback pada konten, hingga merekomendasikan produk yang punya potensi tinggi untuk laku.

Dengan arahan yang jelas, peluang “pecah telur” akan jauh lebih besar.

Ingin Bimbingan Langsung untuk Pecah Telur di TikTok Affiliate? Gabung ke MCN MEA!

Kalau kamu ingin proses “pecah telur” lebih cepat dan terarah, kamu bisa bergabung dengan MCN MEA.

MCN MEA siap membimbing kamu mulai dari pemilihan produk yang tepat, strategi konten yang efektif, hingga optimasi akun agar penjualan meningkat.

Intinya, kamu akan dipandu pelan-pelan, tahap demi tahap, sampai di titik pecah telur atau bahkan dapatkan Rp100 juta pertama dari affilite!

Kesimpulan

Pecah telur di TikTok Affiliate memang penuh tantangan, tetapi sepenuhnya bisa dicapai jika kamu memahami strategi yang tepat.

Kuncinya ada pada membangun personal branding yang kuat, memilih produk yang tepat, menguasai storytelling, menonjolkan USP produk, dan memanfaatkan bimbingan dari MCN agar langkahmu lebih terarah.

Dengan konsistensi dan strategi yang benar, penjualan pertama bukan lagi sekadar target, melainkan awal dari perjalanan untuk meraih penghasilan lebih besar di dunia affiliate.

***Foto: freepik.com

Agustus 14, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Cara Memilih Produk Shopee Affiliate
Cara Memulai AffiliateShopeeShopee Affiliate

6 Cara Memilih Produk Shopee Affiliate yang Tepat

by Insan Fazrul Agustus 12, 2025
written by Insan Fazrul

Bagi affilator di Shopee, cara memilih produk Shopee Affiliate yang tepat jadi penting. Sebab, dengan produk yang tepat, penjualan pasti bakal meningkat!

Memilih produk yang tepat itu kunci penting buat kamu yang terjun jadi affiliator di Shopee.

Selain konten, produk yang kamu pilih punya pengaruh besar terhadap penjualan.

Gampangnya, kalau produk yang kamu pilih bagus dan banyak dibutuhkan orang, penjualannya pasti naik.

Tapi kalau produk yang dipilih tak sesuai atau kurang dibutuhkan, penjualannya akan jelek. Kondisi itu bakal berpengaruh ke komisi kamu juga.

Makanya, cara memilih produk Shopee Affiliate yang tepat itu penting banget.

Tidak cuma sekadar pilih produk yang lagi tren, tapi kamu juga harus paham target pasar dan produk tersebut memang benar-benar dibutuhkan oleh audiens.

Di artikel ini, kita bakal bahas gimana cara memilih produk yang benar, supaya kamu bisa dapat lebih banyak komisi dan sukses jadi affiliator di Shopee.

Yuk, simak terus!

Cara Memilih Produk Shopee Affiliate yang Tepat

Kesulitan memilih produk Shopee Affiliate?

Bergabunglah dengan MCN MEA dan dapatkan bantuan untuk memilih produk yang tepat sesuai niche dan audiensmu
KLIK INI UNTUK GABUNG MCN MEA

1. Lakukan Riset Produk Secara Mendalam

Cara memilih produk Shopee Affiliate yang tepat pertama sudah pasti ialah melakukan riset.

Riset penting dilakukan. Intinya, riset itu mencari tahu tingkat penjualan produk tersebut, harga, dan popularitasnya.

Lihat apakah produk Shopee itu memiliki permintaan tinggi atau tidak.

Produk dengan penjualan yang stabil atau meningkat tentu akan lebih menguntungkan, selain itu usahakan harga produk sesuai dengan daya beli target audiens kamu.

Cek juga apakah produk tersebut memiliki review positif yang dapat meningkatkan kepercayaan audiens.

2. Pelajari Pengalaman Affiliator yang Sudah Berhasil

Cek produk yang dipromosikan oleh affiliator lain yang sudah berpengalaman dan berhasil.

Lihat bagaimana mereka memasarkan produk tersebut, termasuk strategi konten yang mereka gunakan, platform yang dipilih, dan cara mereka menyampaikan manfaat produk.

Pengalaman affiliator lain bisa memberikan insight tentang produk yang sudah terbukti sukses, serta membantu kamu menghindari produk yang tidak cocok atau sulit dijual.

3. Sesuaikan dengan Fokus Niche Kamu

Cari produk yang sesuai dengan niche atau kategori yang kamu fokuskan.

Memilih produk yang relevan dengan audiens yang sudah kamu bangun akan membuat promosi lebih efektif dan produk lebih mudah diterima oleh audiens.

Misalnya, jika fokus pada niche kecantikan, pastikan produk yang kamu pilih juga ada dalam kategori skincare atau makeup.

Produk yang sesuai niche dapat membuat audiens merasa kamu lebih ahli dalam bidang tersebut.

Selain itu, produk yang sesuai niche akan membuat kamu enjoy dan tak memerlukan riset mendalam karena sebelumnya kamu sudah paham produk yang hendak dipromosikan.

4. Kenali Minat dan Kebutuhan Audiens

Penting untuk memahami minat dan kebutuhan audiens agar produk yang kamu pilih benar-benar relevan dan dibutuhkan.

Cobalah untuk memilih produk yang audiens butuhkan dalam kehidupan sehari-hari atau yang dapat menyelesaikan masalah mereka.

Dengan begitu, kemungkinan produk tersebut laku akan lebih tinggi karena audiens merasa produk itu benar-benar membantu atau bermanfaat bagi mereka.

5. Pilih Produk dengan Komisi Menarik

Komisi yang didapatkan dari setiap penjualan sangat penting, karena ini adalah sumber penghasilan utama kamu sebagai affiliator.

Upayakan produk yang kamu pilih memberikan komisi yang layak dan sesuai dengan usaha yang kamu lakukan.

Jangan hanya tergiur dengan komisi besar, tetapi perhatikan juga seberapa mudah produk tersebut dijual dan apakah audiens tertarik untuk membelinya.

Komisi yang baik akan mendorong kamu untuk lebih semangat dalam mempromosikan produk.

6. Perhatikan Kualitas dan Reputasi Produk

Jangan hanya fokus pada komisi, lihat juga kualitas produk yang kamu pilih.

Produk dengan reputasi baik dan ulasan positif akan lebih mudah dipromosikan dan lebih dipercaya oleh audiens.

Hal ini pada akhirnya meningkatkan konversi penjualan.

Pasalnya, audiens cenderung lebih percaya pada produk yang sudah terbukti kualitasnya, dan ini dapat memperkuat kredibilitas kamu sebagai affiliator.

Buka itu saja, produk berkualitas tinggi memiliki tingkat pengembalian atau retur yang rendah, yang akan mengurangi risiko kerugian.

Itu tadi cara memilih produk Shopee Affiliate. Semoga bermanfaat!

***Foto: freepik.com

Agustus 12, 2025 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts

Popular Posts

  • 1

    Begini Cara Iklan di Shopee Dengan Baik Dan Benar. Perhatikan Dulu Hal ini ya!

    April 18, 2023
  • 2

    Manfaat Menggunakan TikTok Shop

    Agustus 14, 2022
  • 3

    10 Cara Dapat Uang Dari TikTok Bagi Pemula. Udah Tahu Belum?

    April 6, 2023
  • 4

    1 Star Facebook Berapa Rupiah? Begini Cara Menghitungnya. Kreator Merapat!

    Mei 3, 2023
  • 5

    75 Contoh Kata Kata Hook TikTok Affiliate yang Memikat. Auto Viral!

    November 20, 2025

© 2024 Mea Community - All Rights Reserved


Back To Top
Komunitas MEA
  • Home