Ringkasan artikel:
Konten hiburan jadi salah satu strategi efektif untuk affiliator di TikTok
Audiens lebih tertarik pada konten ringan, bukan jualan terus-terusan
Ada beberapa jenis konten hiburan yang bisa dikombinasikan dengan promosi
Menggabungkan hiburan + jualan bantu tingkatkan engagement dan trust
Kalau jadi affiliate, kontennya jangan jualan terus. Kamu bisa mencoba jenis konten hiburan. Artikel ini akan menjelaskan apa itu konten hiburan dan jenis apa yang paling disenangi audiens.
Sebagai affiliator di TikTok, membuat konten jualan memang jadi fokus utama.
Tapi, kalau semua konten isinya hard selling, audiens bisa cepat bosan.
Di sinilah strategi konten hiburan jadi relevan.
Data dari We Are Social tahun 2024 menunjukkan bahwa sekitar 79% pengguna TikTok global mengonsumsi konten hiburan.
Angka itu cukup jelas menggambarkan perilaku audiens, mereka datang ke TikTok untuk mencari hiburan, bukan langsung membeli produk.
Artinya, kalau kamu ingin konten lebih dilihat dan engage, kamu perlu mengombinasikan konten jualan dengan konten hiburan.
Artikel berikut akan menjelaskan lebih dalam soal konten hiburan.
Apa Itu Konten Hiburan?
Bingung jenis konten yang cocok untuk affiliate?
Konten hiburan adalah jenis konten yang dibuat untuk menghibur audiens, bukan fokus utama pada penjualan.
Formatnya bisa santai, ringan, dan relatable dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam konteks affiliate, konten ini tetap bisa disisipkan produk, tapi tidak terasa seperti iklan.
Produk hadir sebagai bagian dari cerita, bukan pusat perhatian.
Contohnya:
- Sketsa lucu tentang masalah sehari-hari
- Cerita singkat yang relatable
- Video ringan dengan twist di akhir
Pendekatan itu bikin audiens lebih nyaman, sehingga mereka lebih terbuka terhadap produk yang kamu tawarkan.
Jenis Konten Hiburan yang Disukai
Berikut beberapa jenis konten hiburan yang bisa kamu eksplor untuk kebutuhan affiliate:
1. Konten Hiburan dalam Bentuk Video Panjang
Video dengan durasi lebih panjang biasanya punya storytelling yang kuat.
Kamu bisa bikin alur cerita, konflik, sampai solusi.
Di situlah produk masuk secara natural.
Contoh:
- “POV: Lagi butuh produk ini di momen tertentu”
- Cerita keseharian yang relatable
Format ini cocok untuk membangun koneksi emosional dengan audiens.
2. Konten Musik
Konten berbasis musik cepat menarik perhatian karena sifatnya catchy.
Kamu bisa pakai lagu viral, lalu dikombinasikan dengan visual yang menarik atau transisi produk.
Contoh:
- Transition before-after
- Outfit change dengan produk tertentu
Konten ini efektif untuk meningkatkan reach.
3. Konten Game
Konten game atau challenge juga cukup diminati. Formatnya interaktif dan bikin audiens betah nonton sampai akhir.
Contoh:
- Tebak-tebakan produk
- Challenge dengan twist lucu
Produk bisa dimasukkan sebagai bagian dari permainan.
4. Konten Podcast
Podcast ringan dalam format video juga mulai banyak diminati. Biasanya berupa obrolan santai, sharing pengalaman, atau opini.
Contoh:
- Bahas pengalaman pakai produk
- Cerita relatable yang dikaitkan dengan solusi produk
Format itu cocok untuk membangun trust karena terasa lebih personal.
Mau Jadi Affiliator Sukses? Yuk, Gabung MCN MEA
Kalau kamu ingin berkembang lebih cepat sebagai affiliator, bergabung dengan MCN MEA bisa jadi langkah yang tepat.
MCN MEA membantu kamu dalam:
- Akses ke insight tren konten terbaru
- Bimbingan strategi konten yang lebih terarah
- Peluang kolaborasi dengan brand
- Support untuk scaling akun affiliate
Dengan arahan yang jelas, kamu bisa lebih terstruktur dalam membuat konten.
Semoga bermanfaat!
***Foto: freepik.com