Cara Tepat Menentukan Objective di TikTok Ads

TikTok telah menjadi salah satu aplikasi favorit masyarakat Indonesia.  Per artikel ini ditulis TikTok telah diunduh lebih dari 500 juta kali dan menjadi aplikasi pemutar dan editing video nomor satu di playstore.

Ini membuat TikTok menjadi platform yang sangat menggiurkan untuk mencari audience dan pelanggan. Untuknya, TikTok telah mengembangkan TikTok Ads untuk memudahkan pelaku bisnis melakukan penjualan.

Namun banyak sekali yang fitur perlu dipahami untuk meningkatkan efektifitas ads, salah satunya objective atau tujuan iklan. Kita harus mengenali setiap karakteristiknya untuk akhirnya memilih yang paling sesuai dengan tahap bisnis kita.  

Yuk simak artikel ini sampai selesai supaya dapat menentukan objective dengan tepat!

 

Setelah berhasil masuk ke laman ads.tiktok.com kami sarankan kamu untuk memilih custom mode agar iklanmu lebih akuran. selanjutnya kamu akan dihadapkan dengan pilihan objective iklan. TikTok Ads memiliki tiga kategori objective dengan total tujuh pilihan, berikut akan kami jabarkan arti masing-masing objective.

TikTok Ads
Tampilan Objective TikTok Ads

Kesadaran

Objective ini berfungsi untuk memperkenalkan produk kamu ke user TikTok. Dengan pilihan Jangkauan, TikTok akan menyebarkan iklan kamu kesebanyak mungkin user. Objective ini cocok untuk kamu yang baru memulai bisnis agar orang-orang mulai mengenal produk kamu. 

Karena tahapnya masih mengenalkan, user yang di target adalah orang-orang  yang belum tentu memiliki tendensi untuk membeli produk kamu. Namun jangkauan iklan di objective ini akan lebih luas daripada objective lain dengan harga yang sama. 

Pertimbangan

Objective dengan kategori pertimbangan menarget user yang memiliki memiliki minat dan ketertarikan yang dekat dengan produk kamu. Objective ini cocok bisnis yang baru sudah dikenal dan ingin menambah customer. Ads pada objective ini mendorong user untuk mempertimbangan produk kamu dan memberikan tindak lanjut dengan berbagai pilihan, yaitu:

  1. Lalu Lintas Kunjungan (Traffic), berfungsi untuk mendorong user meng-klik link yang kamu miliki untuk mengunjungi platform lain seperti website, blog,  aplikasi, dan lain-lain
  2. Penginstalan Aplikasi, akan mengarahkan user ke App store agar melihat deskripsi aplikasi dan mengunduh aplikasi kamu.
  3. Penayangan Video, menarget user yang lebih cenderung akan menonton iklan kamu untuk memaksimalkan pemutaran video iklan.
  4. Pembuatan Prospek, memiliki fitur formulir yang bisa diisi langsung oleh user untuk mengumpulkan informasi customer.
  5. Interaksi Komunitas, dapat mendorong user untuk melakukan profil visit, komen, dan juga follow.

Konversi

Objective ini mendorong user untuk membeli, menggunakan produk atau layanan kamu. Objective ini cocok untuk bisnis yang sudah dikenal dan mampu menarik audience untuk mengkonversi ketertarikan menjadi penjualan.  

User yang ditarget juga merupakan audience yang teridentifikasi memiliki kecenderungan untuk melakukan tindakan seperti membeli, mendaftar, mengunduh produk tertentu. 

itu tadi macam-macam objective yang ada di TikTok Ads beserta tips pemakaiannya. Semoga tulisan ini bermanfaat supaya TikTok Ads yang kamu jalanin efektif.. 

You May Also Like

About the Author: farent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *